Apa FIFA Forward 3.0 yang dibekukan FIFA Usai Batalnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Ini Dampaknya

Purwokerto

Jum'at, 07 April 2023 | 14:14 WIB
Apa FIFA Forward 3.0 yang dibekukan FIFA Usai Batalnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Ini Dampaknya
Erick Thohir Ketua Umum PSSI saat bertemu dengan FIFA. ((Foto. Instagram @erickthohir))

PURWOKERTO.SUARA.COM PSSI remsi mendapatkan sanksi administrasi dari FIFA usai dicoretnya Indonesia sebagai tuan rumag Piala Dunia U-20 2023.

Sanksi administrasi yang diterima beruka pembekuan dana FIFA dari program baru mereka tahun ini yakni FIFA Forward 3.0.

Menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, sanksi yang diterima terbilang ringan, bahkan Erick Thohir menyebut hal itu bak kartu kuning dalam pertandingan sepak bola.

"Saya hanya bisa berucap, Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia khususnya para pecinta sepakbola," ucap Erick.

"Indonesia bisa terhindar dari sanksi berat pengucilan dari sepakbola dunia. Istilahnya, Indonesia hanya mendapat kartu kuning, tidak kartu merah." imbuhnya.

Meski terbilang ringan, terdapat beberapa kerugian akan dirasakan Indonesia selepas sanksi administrasi tersebut, khususnya dalam proses pengembangan sepak bola.

3 Dampak Negatif Pembekuan Dana FIFA Forward untuk Indonesia

1. Kerugian Piala Dunia U-20 2023 Bertambah

Batalnya menjadi host Piala Dunia U-20 2023 membuat Indonesia diperkirakan berpotensi kerugian hingga Rp3,5 triliun. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INdef, Rizal Taufikurahman.

baca juga

Ditambah dengan pembekuan dana oleh FIFA, Indonesia dan PSSI secara total mengalami kerugian hingga mencapai angka Rp3,64 triliun.

2. Masalah Operasional

Dana FIFA Forward 3.0 merupakan dana yang akan dipergunakan untuk memberi bantuan pengembangan sepak bola kepada anggota FIFA termasuk Indonesia.

Tanpa dana ini, Indonesia merugi karena salah satu tujuan program tersebut adalah memberikan uang agar federasi sepak bola negara anggota FIFA bisa memutar kegiatan operasionalnya.

Indonesia seharusnya mendapat 5 juta dolar AS atau sekitar Rp74,7 miliar untuk menutup biaya operasional kegiatan sepak bola.

3. Pembangunan Macet

Alokasi dana dari program FIFA Forward 3.0 salah satunya untuk proyek spesifik dari para anggota asosiasi untuk pengembangan sepak bola jangka panjang.

Dalam hal ini FIFA memberi sebanyak 3 juta dolar AS, namun kini dana tersebut dibekukan dan tentu akan merugikan PSSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FIFA Resemi Berikan Sanksi ke PSSI, Timnas Indonesia Masih Bisa Main di SEA Games 2023?

FIFA Resemi Berikan Sanksi ke PSSI, Timnas Indonesia Masih Bisa Main di SEA Games 2023?

Purwokerto | Jum'at, 07 April 2023 | 13:49 WIB

Tiga Tindakan Israel Serang Sepakbola Palestina Lolos Sanksi FIFA

Tiga Tindakan Israel Serang Sepakbola Palestina Lolos Sanksi FIFA

Purwokerto | Kamis, 06 April 2023 | 18:54 WIB

Pusing Gara-gara Sepakbola, Jokowi Sampaikan Susahnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Pusing Gara-gara Sepakbola, Jokowi Sampaikan Susahnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Purwokerto | Minggu, 02 April 2023 | 20:58 WIB

Terkini

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:54 WIB

Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize

Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:43 WIB

5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal

5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:43 WIB

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna

Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:40 WIB

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI

BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami

KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:36 WIB

Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?

Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:35 WIB

Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium

Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:32 WIB

×