Siap-siap Alun-alun Kebumen Akan Disterilkan dari Aktivitas Perdagangan, PKL Direlokasi

Purwokerto

Kamis, 27 April 2023 | 08:53 WIB
Siap-siap Alun-alun Kebumen Akan Disterilkan dari Aktivitas Perdagangan, PKL Direlokasi
Bupati Kebumen halal bihalal dengan PKL

PYRWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan rencana pemerintah daerah menata para  pedagang kaki lima (PKL)  Alun-alun. Semua pedagang nantinya akan dibuatkan tempat khusus untuk berjualan.

Bupati Kebumen  Arif menyampaikan, sesuai aturan Perda, berjualan di area alun-alun sebenarnya tidak dibolehkan.

Namun, saat ini pemerintah daerah masih memberikan toleransi, mengingat penataan terhadap para pedagang harus dilakukan secara bijak, sehingga bisa saling menerima dan memahami.


"Tadi sudah kita sampaikan ke pedagang, mereka akan kita tata. Jadi bukan digusur, tapi kita tata, dibuatkan tempat atau shelter berbentuk kapal di depan gedung Setda, masih di kawasan alun-alun, tapi terpusat," ujar Bupati.


Pembangunan akan dilaksanakan tahun ini, atau setelah pelaksanaan Kebumen International Expo (KIE) pada Juni mendatang.

Semua pedagang nantinya akan dipusatkan di Kapal Mendoan (Mangan Enak Karo Dolan). Sehingga pedagang tidak perlu lagi bongkar pasang tenda atau stand. 


"Di situ nanti sudah disediakan air, listrik, pembuangan sampah. Pedagang tidak perlu lagi bongkar pasang tenda untuk dibawa pulang, sudah semi permanen. Gerobaknya bisa ditinggal," terang Bupati.


Bupati memastikan semua pedagang yang akan menempati tempat yang baru tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis. Dengan penataan tersebut, maka Kota Kebumen akan terlihat lebih rapih, bersih dan nyaman untuk para pengunjung.


"Untuk alun-alunnya sendiri nanti akan menjadi ruang terbuka hijau. Untuk kegiatan masyarakat, baik itu olahraga, bersantai, bisa menjadi destinasi baru wisata kota," terang Bupati.

baca juga


Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Muhajir menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk melakukan penataan terhadap anggotanya. Apapun keputusan pemerintah, pihaknya siap mematuhi dan mendukung.


"Karena kami sadar berjualan di situ aslinya tidak boleh. Sudah ada papan pemberitahuan di situ. Jadi kalau kita mau ditata, dibuatkan tempat yang baru, pastinya kita menerima apa yang menjadi keputusan pemerintah," ujar Muhajir.


Muhajir melihat di kota-kota lain di kawasan alun-alun juga sudah tidak ada lagi PKL yang berjualan. Sementara di Kebumen masih dipenuhi pedagang. "Kota-kota lain memang sudah banyak yang kosong, tapi untuk memindahkan pedagang ini memang perlu duduk bersama, agar sama-sama saling menerima," jelasnya.


Pihaknya berterima kasih jika nantinya semua pedagang diberikan fasilitas gratis. Jumlah PKL alun-alun yang masuk paguyuban sebanyak 150. Namun faktanya PKL alun-alun jumlahnya jauh lebih banyak. Muhajir berharap semua pedagang bisa terakomodir. (Irumacezza) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemain Pertama Cetak Quat-trick ke Gawang Real Madrid Di Abad 21, Valentin Castellanos Buat Sejarah Baru

Pemain Pertama Cetak Quat-trick ke Gawang Real Madrid Di Abad 21, Valentin Castellanos Buat Sejarah Baru

Purwokerto | Rabu, 26 April 2023 | 22:07 WIB

Jasa Marga Catat 60 Ribu Kendaraan Tinggalkan Surabaya Lewat Gerbang Tol Warugunung

Jasa Marga Catat 60 Ribu Kendaraan Tinggalkan Surabaya Lewat Gerbang Tol Warugunung

Purwokerto | Rabu, 26 April 2023 | 21:59 WIB

Daftar Negara Peserta AWBG 2023 di Bali, Tim Israel?

Daftar Negara Peserta AWBG 2023 di Bali, Tim Israel?

Purwokerto | Rabu, 26 April 2023 | 21:23 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×