Potret Pasutri yang Tinggal Menyendiri di Hutan Banjarnegara, Bagaimana Bertahan Hidup?

Purwokerto

Minggu, 20 Agustus 2023 | 20:24 WIB
Potret Pasutri yang Tinggal Menyendiri di Hutan Banjarnegara, Bagaimana Bertahan Hidup?
Pensiunan PNS di Banjarnegara tinggal di hutan

PURWOKERTO.SUARA.COM, Seorang pensiunan PNS di Banjarnegara memilih tinggal menyendiri di hutan, Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. 

Peni dan suaminya memilih menjauh dari ingar bingar perkotaan. Bukan di desa yang padat pemukiman, pasangan renta itu memilih tinggal di tengah hutan. 


Rumah tempat mereka tinggal sangat sederhana terbuat dari kayu. Untuk mencapai rumah mereka, harus melalui jalur setapak menuju hutan. 


Jalan setapak itu tidak dibangun pemerintah karena memang bukan akses menuju pemukiman. Melainkan jalur menuju hutan dan kebun warga yang berbatasan dengan hutan. 


Peni sendiri jarang menapaki jalan itu. Jalan setapak itu hanya dilalui petani yang akan ke kebun dan hutan, itu pun jarang. 


Sunyi jelas. Karena rumah tempat Peni tinggal hanya satu-satunya di hutan itu. Ia tak memiliki tetangga. 


Di atas rumahnya sudah masuk kawasan hutan lindung. Tidak terdengar suara-suara warga bercengkerama layaknya di kampung. 


Peni pun jarang bersuara karena tidak memiliki teman mengobrol, kecuali suaminya yang saat siang sibuk mencari nafkah di kebun. 


Sedikit kegaduhan di tempat itu hanya bersumber dari suara binatang yang masih aman di habitatnya. 

baca juga


Rumah itu pun tidak teraliri listrik PLN karena tidak ada jaringan yang terhubung ke rumah satu-satunya itu. 


Tapi rumah itu selalu terang karena ia pandai memanfaatkan teknologi kincir air untuk menghasilkan energi listrik.


Kincir air sederhana dibuat dengan memanfaatkan aliran air dari mata air pegunungan. 


Cukup untuk sekadar menerangi rumah kala malam, serta menyalakan sejumlah alat elektronik di rumah tua itu. 


Rumah itu bukanlah rumah baru. Peni mengaku rumah itu peninggalan orang tuanya. Rumah kayu itu didirikan sejak zaman kolonial. 


Bukan hanya bangunan rumah, sejumlah perabot di dalamnya juga peninggalan era pendudukan Belanda.  


Kebetulan orang tuanya dulu bekerja di perkebunan Belanda dan menempati rumah itu. 


Rumah itu sempat tidak berpenghuni setelah penghuninya meninggal. Peni kemudian memutuskan menempati rumah itu bersama suaminya. 


Jauh dari hiruk pikuk bukan membuatnya gundah gulana. Ia mengaku bahagia karena bisa hidup tenang di hutan bersama pasangannya. 


Sunyi pasti. Jelas sepi. Namun ia mengaku tenteram di hati. Tidak ada yang mengusik. Ia juga tak punya kesempatan mengusik karena tidak punya teman atau tetangga. 

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan atau belanja, ia mengandalkan petani di pinggir hutan dengan menitipkan uang untuk dibelanjakan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1,3 Km dari Alun-alun Banjarnegara, Kebun Binatang Terbesar di Jawa Tengah Selatan Tiketnya Hanya Rp 10 Ribu

1,3 Km dari Alun-alun Banjarnegara, Kebun Binatang Terbesar di Jawa Tengah Selatan Tiketnya Hanya Rp 10 Ribu

Purwokerto | Minggu, 20 Agustus 2023 | 19:32 WIB

Cuma 20,5 Km dari Bandara Internasional Banyuwangi, Pusat Perbelanjaan yang Pernah Berjaya di Bumi Blambangan Kini Bangkrut: Ada Bangkai Pesawatnya?

Cuma 20,5 Km dari Bandara Internasional Banyuwangi, Pusat Perbelanjaan yang Pernah Berjaya di Bumi Blambangan Kini Bangkrut: Ada Bangkai Pesawatnya?

Purwokerto | Minggu, 20 Agustus 2023 | 18:57 WIB

Jaraknya 114 Km dari Bandara Kertajati, Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Ala-ala Eropa di Kota Bandung Ini Selalu Ramai Pengunjung: Coba Tebak?

Jaraknya 114 Km dari Bandara Kertajati, Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Ala-ala Eropa di Kota Bandung Ini Selalu Ramai Pengunjung: Coba Tebak?

Purwokerto | Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:43 WIB

Terkini

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:26 WIB

10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia

10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:25 WIB

Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu

Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:25 WIB

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar

Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:20 WIB

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!

Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB