Kebumen Belum Juga Masuk Unesco Global Geopark, Bupati Ungkap Masalahnya

Purwokerto | Suara.com

Senin, 04 September 2023 | 22:15 WIB
Kebumen Belum Juga Masuk Unesco Global Geopark, Bupati Ungkap Masalahnya
Diskusi bersama soal geopark Kebumen

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan pihaknya masih terus berupaya menjadikan Geopark Kebumen masuk dalam Unesco Global Geopark (UGGp).

Sampai saat masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar Geopark Kebumen bisa mendunia.

Menurut Bupati, sarana prasarana menjadi hal penting yang harus dibenahi. Ia mengakui sarpras Geopark Kebumen belum cukup memadai untuk menguatkan branding Geopark Kebumen di kancah nasional dan internasional. Misalnya gedung geopark Kebumen yang masih kurang repesentatif. 


"Kemudian hal-hal yang sederhana, papan petunjuk, atau papan nama juga belum tersedia, lalu infrastruktur lain yang menjadi bagian dari Geopark Kebumen," ujar Bupati di acara Forkopimda Menyapa bersama Komunitas Geopark dan Akademi Kriya di halaman Disarpus Kebumen, Minggu (3/9).

Bupati mengungkapkan, Geopark di Kebumen awalnya muncul karena adanya ilmu bumi tentang bebatuan di Karangsambung.

Namun, untuk bisa masuk dalam UGGp,  tidak bisa hanya konsep bebatuan yang diangkat. Geopark sebagai lokomotifnya. 

"Jadi Geopark itu mesinnya, tapi gerbongnya itu harus macam-macam. Ada gerbong geologi/bebatuan/ilmu bumi, ada gerbong pariwisata, ada gerbong kebudayaan, gerbong event, gerbong studi/pendidikan, dan gerbong marketing," terangnya.

"Kalau hanya batuan yang diangkat pasti orang akan cepat bosan. Makanya kemarin kita studi di Vietnam. Itu Mr Guy (Sekjen UGGp- red) menyarankan konsepnya diubah agar lebih luas lagi, tidak hanya bicara soal bebatuan atau ilmu bumi, tapi harus dikaitkan dengan wisata, kebudayaan, ekonomi, event dan lainnya" tambahnya.

Ia menyebut jika yang digemborkan-gemborkan bahwa Kebumen adalah dasar samudera yang terangkat di Karangsambung, itu sama saja dengan gunung-gunung lain yang  dulunya laut yang terangkat.

"Kaena bumi ini dulunya kan lautan. Jadi tidak ada yang menarik kalau hanya itu yang ditonjolkan," ungkapnya lagi.

Menurut Bupati, perlu kolaborasi atau kebersamaan untuk bisa mewujudkan Geopark Kebumen masuk dalam UGGp. Karenanya sarpras dan sumber daya manusia ini menjadi sangat penting dan saling berkaitan.

Perlu juga diupayakan juga objek utama yang akan dijadikan “maskot” yang menjadi tujuan banyak orang, dan menjadi identitas suatu kota/daerah. 

"Kebumen harus punya maskot agar orang tertarik datang ke sini. Seperti halnya orang ke Jakarta itu pasti akan tertuju ke Monas atau Ancol. Nah di Kebumen ini kita belum punya maskot sebagai pintu gerbang Geopark," tambahnya.

Bupati menuturkan pihaknya sudah menyiapkan Kawasan Geopark Kebumen di 22 kecamatan. 

Dengan adanya kawasan geopark Kebumen di 22 kecamatan, nantinya semua akan saling terkait. Sehingga orang datang ke Kebumen tidak hanya di satu titik/objek, tapi juga ke titik/objek lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berada di Area Waduk Wadaslintang, Wisata Ini Jadi Sunset View Point Wonosobo, Hanya Buka di Musim Kemarau

Berada di Area Waduk Wadaslintang, Wisata Ini Jadi Sunset View Point Wonosobo, Hanya Buka di Musim Kemarau

| Senin, 04 September 2023 | 21:36 WIB

Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, Angin Segar Munculnya Talenta Berbakat

Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, Angin Segar Munculnya Talenta Berbakat

| Senin, 04 September 2023 | 21:20 WIB

Unik, di Banjarnegara ada Komunitas Berbagi Kebahagiaan dalam Sebungkus Pentol

Unik, di Banjarnegara ada Komunitas Berbagi Kebahagiaan dalam Sebungkus Pentol

| Senin, 04 September 2023 | 20:28 WIB

Terkini

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:21 WIB

Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia

Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:21 WIB

5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor

5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:20 WIB

Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan

Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:20 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!

Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran

Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran

Bekaci | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:13 WIB

Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini

Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:10 WIB

5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga

5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:06 WIB