Serasa Main di Eropa, Ini Lapangan Sepakbola Terdingin di Pulau Jawa Sering Diselimuti Es

Purwokerto

Rabu, 20 September 2023 | 22:50 WIB
Serasa Main di Eropa, Ini Lapangan Sepakbola Terdingin di Pulau Jawa Sering Diselimuti Es
Lapangan komplek candi Arjuna Dieng

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Bermain sepakbola menjadi hobi banyak orang, khususnya laki-laki mulai anak hingga dewasa. 

Di samping biayanya murah karena asal ada lapangan dan bola, olahraga sepakbola juga mudah sekali dimainkan. Tidak butuh skill khusus atau harus profesional untuk memainkan olahraga itu. 

Sayang seribu sayang, jumlah lapangan terbuka untuk olahraga itu semakin jarang, tergusur oleh pembangunan. Namun di desa-desa di Kabupaten Banjarnegara, masih banyak ditemukan lapangan rumput sepakbola.

Untuk bermain sepakbola, karena di lapangan terbuka, harus menunggu waktu yang tepat agar suasana teduh, seperti saat pagi atau sore hari. 
Namun tidak jika kita bermain di lapangan dataran tinggi seperti Dieng

Di desa-desa dataran tinggi Dieng juga terdapat lapangan sepakbola di alam terbuka. Uniknya lapangan di dataran tinggi ini berbeda suasananya dengan lapangan di dataran rendah. 

Lapangan di Dieng sudah barang tentu berada di ketinggian antara 1000-2000 mdpl. Sebut saja lapangan bola di komplek Candi Arjuna Dieng yang berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl. 

Rumput lapangan itu juga kerap membeku hingga memutih seperti salju saat suhu udara di bawah 0 derajat celcius. 

Selanjutnya lapangan bola di Desa Kepakisan, Sumberejo dan beberapa Desa di Kecamatan Batur Banjarnegara yang tak kalah dingin. 

Sudah pasti, hawa di daerah itu sangat dingin. Bahkan pada waktu-waktu tertentu, suhu bisa membeku sehingga menciptakan fenomena embun upas mirip salju. 

baca juga

Bermain bola di lapangan ini tidak perlu menunggu sore atau lebih awal pagi agar tidak terpapar panas matahari. Bermain siang hari pun boleh saja dan tidak akan tersengat terik. 

Justru jika musim penghujan, saat sore sering terjaadi hujan hingga kabut turun sehingga tidak nyaman untuk bermain sepakbola. 

Sudah pasti sensasi bermain bola di lapangan ‘atas awan’ berbeda dengan bermain bola di daerah bawah. Dingin pasti menyelimuti. Keringat mungkin lebih sulit keluar di banding saat bermain di lapangan dengan hawa yang gerah. 

Bermain bola di lapangan Dieng, anda  bisa membayangkan sedang merumput di lapangan bola di negara empat musim Eropa saat dingin.

Jangan harap anda bisa lepas baju saat bermain bola di lapangan Dieng, karena dinginnya bisa menusuk kulit. Berani mencoba? 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mudik ke Wanadadi Banjarnegara, Ebiet G Ade Punya Projek Spesial

Mudik ke Wanadadi Banjarnegara, Ebiet G Ade Punya Projek Spesial

Purwokerto | Rabu, 20 September 2023 | 22:10 WIB

Berjarak 10 Km dari Bandara Adi Soemarmo, Wisata Religi Ini Jadi Salah Satu yang Terindah Di Indonesia, Perpaduan Arsitektur Timur Tengah dan Jawa

Berjarak 10 Km dari Bandara Adi Soemarmo, Wisata Religi Ini Jadi Salah Satu yang Terindah Di Indonesia, Perpaduan Arsitektur Timur Tengah dan Jawa

Purwokerto | Rabu, 20 September 2023 | 21:23 WIB

Kapan Awal Hujan di Daerahmu? Cek di Sini, Ada yang Mundur Mulai Desember

Kapan Awal Hujan di Daerahmu? Cek di Sini, Ada yang Mundur Mulai Desember

Purwokerto | Rabu, 20 September 2023 | 20:37 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×