Hari Raya Idul Fitri masih seminggu lagi. Namun sejumlah perantau sudah ada yang pulang ke kampung halaman. Termasuk para perantau Minang yang merantau ke berbagai daerah di Indonesia.
Diperkirakan para perantau yang bakal mudik ke Sumbar meningkat pada tahun ini. Hal ini disebabkan karena sudah dua tahun tidak pulang akibat pandemi covid-19.
Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi menyebut, angka perantau Minang yang akan mudik ke Sumbar melebihi 1,8 juta orang.
Para perantau Minang yang sudah pulang kampung, di antaranya mereka ada yang mengabadikan momen perjalanannya dalam sebuah video dan mempostingnya melalui media sosial TikTok.
Baik itu video mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, bus maupun pesawat terbang.
Dari pantauan di media sosial tersebut, kebanyakan video para perantau yang mudik ke kampung halaman tersebut, menyertai musik berupa lagu Minang berjudul Taragak Pulang.
Banyaknya lagu ini digunakan di TikTok, membuatnya viral saat momen mudik lebaran 2022.
Hampir tiap video pulang kampung di TikTok menggunakan lagu ini. Padahal lagu ini sudah dirilis empat tahun lalu.
Viralnya lagu yang dinyanyikan oleh Eja, Abdi, dan Dira ini, membuat banyak warganet yang langsung mengunjungi kanal Youtube Dira Sati untuk mengetahui penyanyi aslinya dan versi lengkapnya.
Warganet banyak yang mengira Taragak Pulang ini lagu baru. Ternyata lagu ini tayang pertama kali pada 19 Juni 2017.
"Mampir ke sini karena lagunya enak banget didengar. Pertama dengar di tiktok. Eh dicari ke youtube, ternyata ada fullnya dan udah lama ternyata lagunya," tulis Siti Raudatul.
"Kirain lagi baru, tapi ternyata udah 4 tahun lalu. Keren banget lagunya, dari kemarin masuk fyp tiktok," tulis Meutia Puspita.
"Rancak bana lagunyo. Musiknyo khas Minang bana. Liriknya pun dalam. Minang mendunia. Ditambah di tiktok di IG lagunyo viral. Keren," tulis Uncu.
Ternyata lagu ini tidak hanya disukai oleh orang Sumbar saja tapi juga masyarakat dari daerah lainnya di Indonesia.
"Saya orang Jawa tapi suka lagu ini, adem banget apalagi menjelang mudik kayak gini," ungkap Soesanto Tirtoprodjo.