Terlibat Jual Beli Konten Pornografi, Seorang Mahasiswa Asal Padang Pariaman Ditangkap Polisi

Ranah

Rabu, 27 April 2022 | 09:06 WIB
Terlibat Jual Beli Konten Pornografi, Seorang Mahasiswa Asal Padang Pariaman Ditangkap Polisi
Irwanda

Ranah - Seorang mahasiswa berinisial FA (19) ditangkap pihak kepolisian karena terlibat kasus jual beli konten pornografi. Ia ditangkap di kediamannya di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. 

Pelaku menjual foto dan video syur lewat aplikasi media sosial Michat. Selain itu, pelaku yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Padang tersebut juga menawarkan video call sex ke konsumennya.

Diketahui, ratusan orang dilaporkan tergiur hingga jadi korban. Kemudian, pelaku juga meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumbar, AKBP Afriyani mengatakan, saat melakukan aksinya, FA membuat akun Michat menggunakan nama palsu dan memasang foto perempuan.

"Dalam lini masa media sosial, FA menawarkan jasa video call sex, foto hingga video syur pribadi dengan tarif Rp50 ribu full album. Pembayaran bisa melalui pulsa, OVO dan Gopay," ujar Afriyani saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Selasa (26/4/2022).

Ia menambahkan, untuk pembelian jasa video call sex, setelah dikirim sejumlah uang oleh konsumen, FA beralasan uang yang ditransfer belum masuk.

"Jika ditanya terus, dia kemudian memblokir nomor konsumen,” ucap Afriyani.

Afriyani menjelaskan, bahwa video call sex tersebut tidak pernah dilakukan oleh FA. Hal ini disebabkan karena FA takut ketahuan bahwa dia seseorang laki-laki. Akun Michat yang dibuat merupakan palsu.

Pengakuan FA kepada polisi terang Afriyani, bahwa koleksi album berupa foto dan video syur didapatkannya dari media sosial YouTube.

"Jadi FA tidak kenal perempuan yang ada di dalam foto maupun video,” tutur Afriyani.

Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Arie S Nugroho menambahkan, kasus ini diungkap patroli cyber yang dilakukan pihaknya. Didapatkan, akun yang dikelola pelaku menawarkan jasa pornografi.

"Kami mendapatkan postingan atau suatu kata-kata dari akun Michat itu, bahwa yang bersangkutan melakukan video call sex seharga Rp100 ribu," ujar Arie.

Selain video call sex, kata Arie, untuk foto dan video syur pelaku mematok tarif Rp25 ribu hingga Rp150 ribu full album. Semua bahan foto dan video didapat pelaku dari YouTube.

"Untuk video call sex tidak pernah terjadi, jika konsumen sudah mengirimkan uang, pelaku melakukan pemblokiran. Sudah 20 orang konsumen video call sex diblokir. Kalau yang beli foto dan video sudah ratusan orang," ungkapnya.

Arie menerangkan, bahwa pelaku melakukan jual beli konten pornografi pertama Maret 2021. Kemudian sempat vakum dan kembali beraksi sejak Januari 2022.

"(Perempuan) di foto dan video yang dikirim pelaku tidak kenal. Siapa orangnya dan dimana tidak diketahui. Dia hanya mengambil file disimpan di YouTube," bebernya.

Arie mengatakan, selama melancarkan aksinya, dari hasil penyidikan pelaku mengakui meraup keuntungan hingga Rp20 juta. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya kuliah.

Arie menjelaskan, bahwa pelaku merupakan mahasiswa jurusan sistem informasi dan menguasai teknologi informasi.

"Bahkan pada saat awalnya kami tangkap, pelaku ternyata mengunakan GPS palsu. Awalnya terdeteksi di sejumlah titik di Padang, ternyata dia tinggal di Kayu Tanam," ucapnya.

FA saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumbar. FA dikenakan Undang-Undang Informasi, Transaksi dan Elektronik pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1). Yaitu dengan ancaman enam tahun penjara. (Irwanda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Laptop Budget Rp5 Jutaan RAM 8 GB Cocok untuk Mahasiswa, Ringan dan Anti Lemot

3 Laptop Budget Rp5 Jutaan RAM 8 GB Cocok untuk Mahasiswa, Ringan dan Anti Lemot

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:28 WIB

Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus

Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:24 WIB

Budaya Konsumsi Sidang Skripsi: Tradisi atau Beban Mahasiswa?

Budaya Konsumsi Sidang Skripsi: Tradisi atau Beban Mahasiswa?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 12:30 WIB

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB

Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?

Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:05 WIB

Ekspektasi vs Realita Anak Kos: Katanya "Bebas", Kenyataannya Malah Kena Mental

Ekspektasi vs Realita Anak Kos: Katanya "Bebas", Kenyataannya Malah Kena Mental

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:03 WIB

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan

Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:35 WIB

Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik

Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:53 WIB

Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri

Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:36 WIB

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:34 WIB

×