Jalur Kereta Api Sawahlunto-Muaro Kalaban Diperbaiki, Mak Itam Siap Beroperasi Lagi

Ranah | Suara.com

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:57 WIB
Jalur Kereta Api Sawahlunto-Muaro Kalaban Diperbaiki, Mak Itam Siap Beroperasi Lagi
Instagram @railfans_padang

RanahSuara.id - Jalur kereta api Sawahlunto-Muaro Kalaban ditargetkan beroperasi kembali pada Januari 2023. Untuk mewujudkan hal itu, segala persiapan telah dilakukan.

Di antaranya, awal Juli akan dilakukan pekerjaan pengoperasian jalur tersebut serta perbaikan Lokomotif Uap bergerigi seri E1060 atau Mak Itam buatan Jerman tahun 1965.

Ada empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkolaborasi untuk mewujudkan rencana beroperasinya kembali jalur kereta api Sawahlunto-Muaro Kalaban ini.

Yaitu, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bio Farma (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Kolaborasi keempat BUMN in ditandai dengan penandatanganan perjanjian tentang kerja sama sponsorship.

Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto mengungkapkan, bahwa BUMN memiliki dua peran yaitu Creating Value dan Agent of Development. Kerja sama keempat BUMN tersebut merupakan perwujudan dari peran Agent of Development.

”Kami dari Kementerian BUMN mengucapkan terima kasih, kerja sama ini merupakan salah satu core value BUMN yaitu Kolaboratif,” ucap Susyanto melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (25/6/2022).

Ia menambahkan, rencana itu merupakan wujud dari apa yang terus didengungkan Menteri BUMN.

Kemudian terangnya, BUMN tidak hanya mencari keuntungan, tapi membantu daerah. Khususnya daerah Sumatra Barat (Sumbar) dalam mengembalikan beroperasinya kereta api.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, KAI juga berkomitmen untuk memastikan pendanaan sponsorship yang diberikan, dan akan dilaksanakan dengan accountable, Good Corporate Governance serta diselesaikan sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.

”Pekerjaan pengoperasian kembali jalur ini akan memakan waktu enam bulan. Jika kita mulai awal Juli. Harapan kami akhir Desember 2022 sudah bisa diwujudkan,” harapnya.

Saat ini ungkap Didiek, pihaknya sudah berinisiatif untuk pengerjaan Mak Itam dan sudah ada progres 15 persen. Ia mengharapkan pemulihan Mak Itam bisa lebih cepat.

"Sehingga, paling lambat Januari 2023 bisa melakukan sesuatu dalam rangka pengoperasian KA lintas Sawahlunto-Muaro Kalaban," bebernya.

Didiek mengatakan, melalui dukungan dari Bio Farma, Pupuk Indonesia, dan SIG, KAI, mereka akan memperbaiki prasarana berupa perbaikan rel, jembatan, terowongan, serta prasarana pendukung lainnya.

Saat ini sebutnya, KAI juga tengah memperbaiki Lokomotif Uap bergerigi seri E1060 atau Mak Itam buatan Jerman tahun 1965.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tabrakan Maut Minibus dan Kereta Api di Sergai Dapat Santunan Rp 50 Juta

Korban Tabrakan Maut Minibus dan Kereta Api di Sergai Dapat Santunan Rp 50 Juta

Sumut | Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:47 WIB

Menegangkan, Sepeda Motor Wanita Ini Tersangkut dan Mati Mesin di Perlintasan Rel Kereta Api, Begini Cara Mengatasinya

Menegangkan, Sepeda Motor Wanita Ini Tersangkut dan Mati Mesin di Perlintasan Rel Kereta Api, Begini Cara Mengatasinya

Hits | Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:50 WIB

PT KAI Kembali Operasikan Jalur Kereta Api Sawah Lunto-Muoro Kalaban untuk Wisata

PT KAI Kembali Operasikan Jalur Kereta Api Sawah Lunto-Muoro Kalaban untuk Wisata

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:38 WIB

Terkini

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 18:26 WIB

Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton

Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 18:23 WIB

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:21 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB