Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 25 Mei 2026 | 18:30 WIB
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
Warga melintas dekat jembatan putus yang menjadi akses utama penyintas bencana di Aceh Tamiang. ANTARA/HO-Dok Muhammad Hendra
baca 10 detik
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf melaporkan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai 25 hingga 30 persen saja.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Komplek Parlemen Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.
  • Pemerintah daerah kini fokus mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan dan akses transportasi yang masih mengalami kerusakan cukup berat.

Suara.com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengungkapkan bahwa proses pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh masih jauh dari kata tuntas.

Hingga kekinian, pemenuhan kebutuhan infrastruktur vital di wilayah tersebut diperkirakan baru mencapai angka 25 hingga 30 persen.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Mualem ini usai menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Pemerintah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).

Muzakir menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah percepatan perbaikan berbagai fasilitas publik yang terdampak bencana.

Menurutnya, masih banyak sektor krusial yang belum terpenuhi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

"Semua masalah bencana (yang dibahas). Masalah infrastruktur, masalah segala macam. Apa yang penting di masing-masing wilayah provinsi yang belum dapat terpenuhi," ujar Muzakir.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem usai menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Pemerintah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem usai menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Pemerintah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026). [Suara.com/Bagaskara]

Saat dirinci mengenai kebutuhan mendesak yang belum terealisasi, Muzakir menyebutkan bahwa kerusakan fasilitas pendidikan dan akses transportasi masih menjadi persoalan utama di lapangan.

"Banyak (yang belum terpenuhi). Infrastruktur belum, jembatan belum. Sekolah-sekolah dan sebagainya lagi," tambahnya.

Muzakir menyayangkan lambatnya progres pemulihan infrastruktur yang menjadi tulang punggung aktivitas masyarakat.

baca juga

Ia mengonfirmasi bahwa capaian pembangunan kembali sarana dan prasarana tersebut masih di bawah angka 50 persen.

"Baru terpenuhi mungkin 30 persen. Sekitar 25 sampai 30 (persen)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:54 WIB

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:00 WIB

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:22 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×