2. Membasuh seluruh wajah
Berdasarkan pendapat Imam Nawawi, batas wajah ketika wudhu yaitu antara tempat tumbuhnya rambut sampai dengan dagu bagian bawah serta antara kedua telinga tangan-kiri.
3. Membasuh kedua tangan hingga siku
Dalam gerakan membasuh tangan, seluruh kulit, kuku, serta rambut mulaidari ujung jari sampai siku harus terkena air. Termasuk juga kulit pada bagian bawah kuku. Oleh sebab itu, kulit yang ada di bawah kuku harus dijaga kebersihannya supaya bebas dari kotoran yang mengahalangi air sampai pada kulit.
4. Mengusap sebagian kepala
Batas minimal mengusap kepala yaitu sampainya air ke sebagian terkecil kepala maupun sehelai rambut yang tumbuh di area depan kepala. Adapun usapan itu kebagian rambut yang menjuntai di luar area kepala (misalnya saja rambut kepala yang menjuntai di bahu maupun punggung) maka hal itu dianggap tidak sah.
5. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki
Ketika membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki maka semua bagian tubuh yang ada pada area tersebut harus terkena air seperti rambut, kuku dan sebagainya.
6. Tertib
Dalam melakukan kegiatan wudhu kita harus tertib. Artinya, wudhu dilakukan secara berurutan sebagaimana urutan di atas, yaitu dimulai dengan membaca niat dengan membasuh muka, membasuh kedua tangan dan kedua siku, mengusap sebagian kecil kepala, serta diakhiri dengan membasuh kedua kaki dan kedua mata kaki.
Wajib dan Sunah Berwudhu
Adapun wajib dan sunah wudhu sesuai dengan urutan dan rangkaiannya yakni sebagai berikut:
1. Bersiwak (membersihkan area mulut dan gigi)
2. Membaca basmalah
3. Membasuh kedua telapak tangan
4. Berkumur sebanyak 3 kali
5. Menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq) sebanyak 3 kali.
6. Melafalkan niat wudhu dalam hati berbarengan dengan membasuh wajah
7. Membasuh wajah sebanyak 3 kali
8. Membasuh tangan hingga siku sebanyak 3 kali
10. Mengusap sebagian kepala dengan air sebanyak 3 kali
11. Menyapu seluruh kepala
12. Menyapu kedua telinga sebanyak 3 kali
13. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak 3 kali
14. Menghadap kiblat
15. Membaca doa setelah wudhu.
Adapun lafal doa setelah wudhu yaitu sebagaimana berikut ini:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj 'alnii minat tawwaabiina waj 'alnii minal mutathaahiriina subhaanaka Allahumma wa bihamdika laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci. Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."
Nah, usai mengetahui tata cara wudhu yang benar semoga ibadah kita akan semakin sempurna di hadapan Allah SWT. Semoga Allah senantiasa menjaga kita dalam beribadah.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari