Awal Puasa Ramadhan 2024 Muhammadiyah, Apakah Beda dengan Pemerintah?

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 09 Maret 2024 | 16:58 WIB
Awal Puasa Ramadhan 2024 Muhammadiyah, Apakah Beda dengan Pemerintah?
Awal Puasa Ramadhan 2024 Muhammadiyah, Apakah Beda dengan Pemerintah? (pexels)

Suara.com - Bulan suci Ramadhan sudah di depan mata, dan masih banyak orang menantikan pengumuman resmi secara nasional kapan puasa pertama dilakukan. Namun demikian tampaknya awal puasa Ramadhan 2024 Muhammadiyah telah ditetapkan melalui rilisan resminya.

Organisasi Islam Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi besar yang memiliki banyak pengikut. Tidak jarang, organisasi ini menetapkan hari pertama puasa berbeda dengan pemerintah dan Nahdlatul Ulama, organisasi lain dengan jumlah pengikut besar di Indonesia.

Kapan 1 Ramadhan Versi Muhammadiyah

Melalui Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024, organisasi Islam Muhammadiyah menetapkan tibanya 1 Ramadhan 2024. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan bahwa awal puasa Ramadhan tahun ini akan jatuh pada hari Senin, 11 Maret 2024.

Hal ini sedikit berbeda dengan penetapan 1 Ramadhan yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama. Ketua LF PBNU, KH Sirril Wafat memprediksi 1 Ramadhan 2024 akan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024 mendatang.

Pemerintah sendiri baru akan melakukan sidang isbat pada Minggu, 10 Maret 2024 mendatang, untuk menentukan kapan 1 Ramadhan 1445 H tiba.

Perbedaan Metode yang Digunakan

Muhammadiyah dikenal sejak lama mengandalkan metode hisab. Berdasarkan hasil hisab atau perhitungan, pada Minggu, 10 Maret 2024 bulan sudah berada di atas ufuk atau hilal sudah terlihat di wilayah Indonesia.

Berbeda dengan metode yang digunakan oleh pemerintah yakni pengamatan langsung, metode hisab hakiki yakni perhitungan astronomis yang berdasarkan pada pergerakan benda langit metode yang digunakan pemerintah adalah pengamatan langsung untuk melihat wujud hilal.

baca juga

Sejarah Perbedaan Penetapan 1 Ramadhan

Sebenarnya tidak jelas kapan perbedaan dimulainya 1 Ramadhan ini dimulai di Indonesia. Namun salah satu cerita yang terkenal adalah pada abad ke-16 yang dituliskan dalam sebuah buku karya H.J de Graaf.

Ulama Kesultanan Demak bermusyawarah menjelang bulan puasa, dan perbedaan pandangan disampaikan oleh Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga dalam menentukan awal puasa yang akan terjadi di tahun tersebut.

Perbedaan pendapat ‘dimenangkan’ oleh Sunan Kalijaga, yang mendapatkan suara Sultan Trenggana yang menjadi penguasa Demak saat itu. Sunan Kudus kemudian memutuskan untuk beranjak dari Demak, dan mendirikan kota Kudus pada 1549 lalu.

Tidak dapat dipastikan metode apa dan pandangan apa yang dimiliki masing-masing tokoh Islam tersebut. Namun ditengarai hal ini yang jadi awal mula perbedaan penetapan 1 Ramadhan di Indonesia.

Itu tadi sekilas tentang awal puasa Ramadhan 2024 Muhammadiyah yang bisa disampaikan dalam aritkel ini dan mengapa bisa berbeda dengan pemerintah dan NU. Semoga berguna!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2024? Diprediksi Penetapan Puasa Berbeda dengan Muhammadiyah

Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2024? Diprediksi Penetapan Puasa Berbeda dengan Muhammadiyah

Religi | Sabtu, 09 Maret 2024 | 12:40 WIB

Apakah Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan Harus Wudhu? Cek Lagi Tata Cara dan Adabnya

Apakah Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan Harus Wudhu? Cek Lagi Tata Cara dan Adabnya

Religi | Sabtu, 09 Maret 2024 | 10:47 WIB

Bacaan Niat Mandi Adus Puasa Ramadhan 2024, Apakah Wajib Keramas?

Bacaan Niat Mandi Adus Puasa Ramadhan 2024, Apakah Wajib Keramas?

Religi | Sabtu, 09 Maret 2024 | 10:40 WIB

Download Gratis! 5 Poster Marhaban Ya Ramadhan 2024, Unik dan Simple!

Download Gratis! 5 Poster Marhaban Ya Ramadhan 2024, Unik dan Simple!

Religi | Sabtu, 09 Maret 2024 | 07:42 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×