Brongko, Takjil Langka yang Hanya Dijual di Kampung Islam Kepaon Saat Ramadan

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 22 Maret 2024 | 09:16 WIB
Brongko, Takjil Langka yang Hanya Dijual di Kampung Islam Kepaon Saat Ramadan
Zaenah saat menjual takjil Brongko di Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Bali, Kamis (21/3/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Umat muslim biasanya berbuka puasa dengan menu takjil yang bernuansa manis seperti dengan buah kurma, kolak, hingga bubur kacang hijau. Tapi, jika mampir ke daerah Kampung Islam Kepaon, Kota Denpasar, Bali, terdapat menu takjil yang tidak bisa ditemukan lagi di tempat lainnya.

Brongko adalah menu takjil yang hanya dijual di Kampung Islam Kepaon selama bulan puasa. Jika dilihat, Brongko sekilas nampak mirip seperti kolak karena diwadahi gelas plastik dengan santan yang berwarna merah muda.

Namun, yang membedakan Brongko adalah isiannya yang menggunakan tepung kanji yang dibentuk menjadi bulatan.

Salah satu penjual takjil Brongko, Zaenah (60) menjelaskan jika dirinya sudah berjualan Brongko selama 25 tahun. Namun, dirinya juga tidak mengetahui persis asal usul takjil khas tempat tinggalnya ini.

“Gak tahu (asalnya), dari dulu ibu aja gak tahu. Tahu-tahu sudah ada dari dulu,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (21/3/2024).

Dalam seharinya, Zaenah mampu menjual hingga 30 gelas Brongko. Jumlah tersebut menurutnya sudah termasuk banyak, karena proses pembuatan Brongko memakan waktu yang tidak sedikit.

Menurutnya, perlu waktu berjam-jam untuk memilin tepung kanji hingga membentuk bulatan yang nantinya akan dijadikan isian. Karena memakan waktu itu juga yang menjadikan alasan Brongko hanya dijual selama Bulan Ramadan.

“Soalnya ribet bikinnya. Soalnya (harus) dipilin-pilih (selama) ada 2 jam,” ucapnya singkat.

Satu gelas Brongko milik Zaenah dijual seharga Rp5 ribu saja. Selain Brongko, Zaenah juga menjual takjil lainnya seperti kolak, kue lapis, dan agar-agar.

baca juga

Saat dicicipi, Brongko ternyata memiliki rasa yang juga berbeda dari kolak. Dalam santannya yang didominasi rasa manis, terdapat rasa kayu manis yang cukup kuat. Selain itu, isian tepung kanji juga memberikan sensasi berbeda dari jenis takjil lainnya.

Tokoh masyarakat Kampung Islam Kepaon, Padani menjelaskan jika nama Brongko memiliki asal dari istilah Bahasa Bugis yakni Barongko. Hal itu disebabkan oleh banyaknya penduduk asli Bugis yang menetap di Kampung Islam Kepaon.

Menurut dia, kenikmatan Brongko memang paling terasa jika dinikmati pada suasana Bulan Ramadan.

“Jangan coba-coba cari barongko di luar bulan puasa. Kalau pun ada, nikmat kita tidak seenak di Bulan Puasa, itu lah ciri khas Brongko,” pungkasnya.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merayakan Kebersamaan Ramadan Dalam Tradisi Megibung di Kampung Islam Kepaon

Merayakan Kebersamaan Ramadan Dalam Tradisi Megibung di Kampung Islam Kepaon

Religi | Jum'at, 22 Maret 2024 | 08:59 WIB

Bolehkah Sikat Gigi Saat Berpuasa? Ternyata Tergantung Waktu dan Hal Ini...

Bolehkah Sikat Gigi Saat Berpuasa? Ternyata Tergantung Waktu dan Hal Ini...

Lifestyle | Jum'at, 22 Maret 2024 | 08:31 WIB

Viral Nonis Berburu Takjil, Mamah Dedeh Bersuara, Sebut Ada Hal Kurang Baiknya

Viral Nonis Berburu Takjil, Mamah Dedeh Bersuara, Sebut Ada Hal Kurang Baiknya

Religi | Jum'at, 22 Maret 2024 | 08:03 WIB

Terkini

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

×