Lebaran Ketupat dari Mana? Tradisi Setelah Seminggu Idul Fitri, Pencetusnya Bukan Orang Sembarangan

Rifan Aditya

Kamis, 18 April 2024 | 09:49 WIB
Lebaran Ketupat dari Mana? Tradisi Setelah Seminggu Idul Fitri, Pencetusnya Bukan Orang Sembarangan
Lapak penjual kulit ketupat di Pontianak. (SuaraKalbar.id/Maria) - Lebaran Ketupat dari Mana? Tradisi Setelah Seminggu Idul Fitri, Pencetusnya Bukan Orang Sembarangan

Suara.com - Peringatan Idul Fitri 1445 H telah berlalu, namun setelahnya masih ada lebaran ketupat yang menjadi tradisi sejak lama di masyarakat. Lantas tradisi lebaran ketupat dari daerah mana?

Lebaran ketupat dirayakan seminggu atau 7 hari setelah Idul Fitri. Sehingga lebaran ketupat berlangsung masih pada bulan Syawal menurut kalender hijriah.

Lebaran Ketupat Dari Mana?

Lebaran ketupat berasal dari masyarakat Jawa sebab asal-usulnya dicetuskan oleh salah satu Wali Songo. Pemuka agama yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa, dia adalah Sunan Kalijaga.

Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang berdakwah dengan cara berbeda dari lainnya. Ia sering menggabungkan unsur budaya Jawa untuk penyebaran agama Islam.

Salah satu metode beliau yang terkenal adalah dengan menggunakan wayang kulit dan tembang Lir-ilir. Selain itu, Sunan Kalijaga juga mencetuskan lebaran ketupat dan memperkenalkan ketupat kepada masyarakat.

Sunan Kalijaga mengenalkan lebaran ketupat adalah dengan maksud mengajarkan puasa Syawal 6 hari kepada masyarakat Jawa. Sebagaimana anjuran puasa Syawal 6 hari dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim dalam hadist berikut:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan 6 hari di bulan Syawal, maka baginya pahala puasa selama setahun penuh."

Maka, atas dasar hadist tersebut, Sunan Kalijaga memperkenalkan ibadah puasa sunnah di bulan syawal selama 6 hari mulai dari tanggal 2-7 syawal. Lalu pada tanggal 8 Syawal, orang-orang akan kembali merayakan hari lebaran atau yang disebut Lebaran Ketupat.

baca juga

Tahun 2024 ini, lebaran ketupat dapat dirayakan pada Rabu 17 April 2024. Sebab tanggal 7 Syawal 1445 H jatuh pada 16 April 2024.

Filosofi Ketupat

Ketupat berasal dari bahasa Jawa yakni kupat. Kupat memiliki akronim yaitu "ngaku lepat". Dalam bahasa Indonesia artinya mengakui kesalahan.

Bagi masyarakat Jawa, ketupat ini disimbolkan sebagai permohonan maaf. Jadi jika ada seseorang silaturahmi ke rumah kerabatnya lalu disuguhi ketupat, jika ketupat tersebut dimakan maka otomatis kesalahan keduanya terhapus atau sudah saling memaafkan.

Seperti diketahui, ketupat dibungkus dengan janur kuning. Janur kuning menjadi simbol penolak bala menurut pemahaman orang jawa dimana kerap dipakai dalam berbagai acara penting seperti pernikahan.

Bentuk ketupat segi empat juga memiliki makna tersendiri. Ini melambangkan cerminan prinsip “kiblat papat lima pancer” yang berarti ke mana pun manusia menuju, pasti selalu kembali kepada Allah SWT.

Tidak hanya itu, pembuatan ketupat yang cukup rumit mengartikan soal ragam kesalahan manusia. Sedangkan beras putih di dalamnya bermakna kesucian setelah memohon ampunan.

Tidak hanya itu, ketupat bisanya dimakan dengan opor ayam. Santan dalam opor ini juga memiliki filosofi yang maknanya kurang lebih sama.

Dalam Bahasa Jawa, santan atau 'santen' juga menjadi akronim dari "nyuwun pangapunten" atau meminta permohonan maaf.

Makna Lebaran Ketupat

Lebaran ketupat di Madura sangat meriah dengan adanya Tradisi Arung Laut dan 'Per-peran'. (Antara)
Lebaran ketupat di Madura sangat meriah dengan adanya Tradisi Arung Laut dan 'Per-peran'. (Antara)

Dalam budaya sebagian masyarakat Jawa, lebaran ketupat ini merupakan moment berkumpul bersama keluarga atau menyambangi kerabat yang berada di tempat-tempat jauh.

Selain makan ketupat dan opor ayam setelah merayakan Idul Fitri, prosesi mengakui kesalahan dan meminta maaf ini diwujudkan dengan sungkeman. Yaitu tradisi bersimpuh memohon maaf terhadap orang tua atau seseorang yang lebih dituakan.

Lebaran Ketupat juga kerap dijadikan sebagai momen untuk menggelar pasar serta melaksanakan hajat. Maka tidak heran di beberapa daerah di Jawa banyak menggelar pernikahan hingga pesta rakyat di bulan Syawal.

Meskipun kerap disebut sebagai lebaran ketupat, namun tak semua daerah di Jawa menyuguhkan ketupat untuk hidangan makanan. Misalnya di Pekalongan (Jawa Tengah), lebaran ketupat biasanya dimeriahkan dengan hidangan lupis.

Seperti itulah penjelasan tentang lebaran ketupat berasal dari daerah mana dan siapa yang menggagas tradisi tersebut. Apakah kalian termasuk orang yang merayakan lebaran ketupat?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat Setelah Idul Fitri: Sejarah, Makna, Tanggal Perayaan

Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat Setelah Idul Fitri: Sejarah, Makna, Tanggal Perayaan

Lifestyle | Selasa, 16 April 2024 | 18:02 WIB

Syawalan, Sejarah Hari Raya Ketupat Pasca Idul Fitri

Syawalan, Sejarah Hari Raya Ketupat Pasca Idul Fitri

News | Jum'at, 12 April 2024 | 18:25 WIB

Cara Potong Ketupat agar Tidak Lengket, Begini Tips Memasak Biar Pulen dan Empuk!

Cara Potong Ketupat agar Tidak Lengket, Begini Tips Memasak Biar Pulen dan Empuk!

Lifestyle | Kamis, 11 April 2024 | 15:02 WIB

Menelisik Menu Ketupat dan Buras Saat Momen Lebaran di Tanah Mandar

Menelisik Menu Ketupat dan Buras Saat Momen Lebaran di Tanah Mandar

Your Say | Rabu, 10 April 2024 | 09:57 WIB

Siapa Pencipta Ketupat? Ternyata Ini Sejarah Makanan Khas Lebaran Idul Fitri

Siapa Pencipta Ketupat? Ternyata Ini Sejarah Makanan Khas Lebaran Idul Fitri

Lifestyle | Rabu, 10 April 2024 | 10:15 WIB

Terkini

Profil Dirjenpas Mashudi, Mantan Polisi yang Didesak Mundur oleh DPR Imbas Sel Mewah

Profil Dirjenpas Mashudi, Mantan Polisi yang Didesak Mundur oleh DPR Imbas Sel Mewah

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:44 WIB

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×