Jemaah Haji 2025 akan Santap Hidangan Selera Nusantara, Kemenag Kirim 475 Ton Bumbu

Chandra Iswinarno

Jum'at, 18 April 2025 | 19:56 WIB
Jemaah Haji 2025 akan Santap Hidangan Selera Nusantara, Kemenag Kirim 475 Ton Bumbu
Proses pengemasan makanan untuk jemaah haji tahun 2024 di dapur haji yang berada di Kota Madinah. [Dok. MCH 2024]

Suara.com - Musim haji 2025 semakin dekat, dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terus mempersiapkan berbagai kebutuhan jemaah, termasuk urusan konsumsi. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah mengekspor 475 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi.

Bumbu ini akan menjadi bahan utama dalam memasak makanan untuk para jemaah haji asal Indonesia.

"Konsumsi ini dari kebutuhan bumbu 611 ton, 475 ton dari dalam negeri sudah dikirim ke Arab Saudi,” ujar Direktur Kebijakan Luar Negeri Kementerian Agama, Muchlis Muhammad Hanafi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada Jumat (18/4/2025).

Muchlis menjelaskan bahwa pengiriman bumbu dari tanah air bertujuan agar jemaah tetap bisa menikmati makanan dengan rasa yang familiar, seperti di kampung halaman.

Tak hanya bumbu, Kemenag juga menyiapkan nasi siap saji dari Indonesia yang memiliki daya tahan hingga satu tahun. Produksi ini dilakukan oleh salah satu perusahaan di Jawa Tengah.

"Kita ingin nantinya semua bahan makanan ini dari tanah air, kita ingin meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dalam perhajian. Selain itu juga agar jemaah haji mendapatkan makanan sesuai selera nusantara," kata Muchlis.

Langkah ini dinilai strategis. Selain memberikan kenyamanan kepada jemaah, juga menjadi dukungan nyata terhadap industri kuliner dan UMKM lokal.

Muchlis juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu dalam mengonsumsi makanan, terutama makanan segar.

Ia menekankan bahwa makanan pagi sebaiknya langsung dikonsumsi, jangan disimpan terlalu lama karena berisiko basi dan bisa mencemari makanan lainnya.

baca juga

"Kita akan terus mengawal kualitas dan kuantitas makanan jamaah," ujarnya.

Kebutuhan Konsumsi Capai 25,8 Juta Box

Tahun 2025, Indonesia mendapat kuota 221.000 jemaah haji. Dengan rincian: 201.063 jemaah regular, 1.572 petugas haji daerah, 685 pembimbing dari KBIHU, dan 17.680 jemaah haji khusus

Berdasarkan total Jemaah haji tersebut, Kemenag mencatat bahwa total kebutuhan konsumsi selama masa tinggal jemaah mencapai 25,8 juta box makanan. Total tersebut kemudian dibagi lagi berdasarkan pembagiannya, yakni 84 kali makan di Mekkah, 27 kali makan di Madinah, dan 15 kali makan serta 1 kali snack di Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina).

Sebagai perbandingan, pada Musim Haji Tahun 2024, Indonesia juga mengirimkan sekitar 400 ton bumbu ke Arab Saudi.

Artinya, ada kenaikan sekitar 75 ton untuk musim haji tahun ini. Hal ini menunjukkan peningkatan peran produk dalam negeri dalam menunjang layanan konsumsi haji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Visa Haji 2025: 32.000 Sudah Terbit, Kemenag Ngebut Proses Dokumen Jemaah

Visa Haji 2025: 32.000 Sudah Terbit, Kemenag Ngebut Proses Dokumen Jemaah

Religi | Jum'at, 18 April 2025 | 14:05 WIB

Kemenag Targetkan Peningkatan Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2025

Kemenag Targetkan Peningkatan Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2025

Religi | Kamis, 17 April 2025 | 23:43 WIB

Kemenko PMK Rencanakan Ekspor Bumbu Nusantara untuk Kebutuhan Katering Jemaah Haji 2025

Kemenko PMK Rencanakan Ekspor Bumbu Nusantara untuk Kebutuhan Katering Jemaah Haji 2025

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 22:33 WIB

Terkini

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×