PPATK Temukan Aliran Dana ACT ke Pihak Diduga Terkait Terorisme

Selebtek Suara.Com
Rabu, 06 Juli 2022 | 17:45 WIB
PPATK Temukan Aliran Dana ACT ke Pihak Diduga Terkait Terorisme
ACT

Selebtek.suara.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) mengungkapkan temuannya terkait aliran dana lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). 

Karyawan ACT diduga melakukan transaksi kepada seseorang yang diduga terkait dengan organisasi teroris Al-Qaeda.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan dari hasil koordinasi dan kajian yang dilakukan pihaknya, ditemukan nama penerima yang diduga terkait dengan Al-Qaeda.

"Beberapa nama yang PPATK kaji berdasarkan hasil koordinasi dan hasil kajian dari database yang PPATK miliki itu, ada yang terkait dengan pihak yang ini masih diduga ya, patut diduga terindikasi yang bersangkutan pernah ditangkap menjadi salah satu dari 19 orang yang ditangkap oleh kepolisian Turki karena terkait dengan Al-Qaeda, penerimanya," kata Ivan, dilansir Antara, Rabu (6/7/2022).

Meski demikian, PPATK masih menyelidiki apakah transaksi ACT terhadap pihak yang diduga terkait Al-Qaeda itu adalah sebuah kebetulan.

"Ini masih dalam kajian lanjut, apa ini ditunjukkan untuk aktivitas lain atau ini secara kebetulan," kata Ivan.

Lebih lanjut Ivan juga mengatakan bahwa PPATK juga menemukan aliran dana tidak langsung yang penggunaannya diduga melanggar hukum. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait penggunaan aliran dana tersebut.

"Selain itu ada yang lain, secara enggak langsung terkait aktivitas yang patut diduga melanggar ketentuan perundang-undangan," katanya.

PPATK juga menemukan beberapa individu di dalam ACT yang secara pribadi melakukan transaksi ke beberapa negara. Tujuan pengiriman dana tersebut saat ini masih diteliti lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Jenis Subjek Email Phising Paling Efektif

"Misalnya salah satu pengurus itu melakukan transaksi pengiriman dana ke periode 2018-2019 hampir senilai Rp500 juta ke beberapa negara, seperti Turki, Kyrgyzstan, Bosnia, Albania, dan India," kata Ivan.

Ivan juga mengaku menemukan adanya karyawan ACT yang mengirimkan dana ke negara yang disebut PPATK berisiko tinggi dalam pendanaan terorisme. Dengan rincian 17 kali transaksi senilai total Rp1,7 miliar.

Ivan menegaskan, hasil analisis dan temuan PPATK tersebut sudah disampaikan ke penegak hukum terkait.

Ivan menekankan pihaknya menghargai langkah penegak hukum, akan terus membantu, dan secara proporsional menangani kasus ini dari sisi PPTAK demi upaya melindungi kepentingan publik.(*)

Sumber : Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI