India Salip China Sebagai Negara Terpadat di Dunia Tahun 2023

Selebtek | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 14:12 WIB
India Salip China Sebagai Negara Terpadat di Dunia Tahun 2023
Pixabay/nonmisvegliate

Selebtek.suara.com - India diprediksi akan menjadi negara terpadat di dunia tahun depan, menyalip China dengan 1,4 miliar penduduknya.

Meski pertumbuhan penduduk sekarang berada pada tingkat paling lambat sejak 1950, menurut PBB populasi penduduk bumi akan mencapai 8 miliar pada November tahun ini.

Melansir BBC, pada tahun 2080-an diperkirakan populasi global akan menyentuh angka 10,4 miliar. Beberapa ahli demografi bahkan percaya itu bisa terjadi lebih cepat.

Tetapi populasi dunia berkembang secara tidak merata. Lebih dari setengah pertumbuhan yang akan kita lihat dalam 30 tahun ke depan akan terjadi hanya di delapan negara  yaitu Republik Demokratik Kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina, dan Tanzania.

Pada saat yang sama, beberapa ekonomi paling maju di dunia telah mengalami penurunan populasi karena tingkat kesuburan turun di bawah 2,1 anak per wanita, yang dikenal sebagai "tingkat penggantian". 

Di 61 negara, kata laporan itu, populasi akan menurun setidaknya 1 persen pada tahun 2050.

Dengan salah satu tingkat kesuburan terendah di dunia (1,15 anak per wanita), China telah mengumumkan bahwa populasinya akan mulai menurun tahun depan, jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. 

Negara tersebut meninggalkan kebijakan satu anak pada tahun 2016 dan memperkenalkan insentif bagi pasangan untuk memiliki dua atau lebih anak.

Dengan populasi yang terus tumbuh, India hampir pasti akan menyalip Cina sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia.

Tingkat kesuburan turun secara global, bahkan di banyak negara di mana populasinya berkembang. Itu karena, seiring berkembangnya generasi sebelumnya, ada lebih banyak orang yang memiliki anak, meskipun secara individu orang-orang itu memiliki lebih sedikit anak daripada orang tua mereka.

Pertumbuhan juga sebagian besar berkat perkembangan kedokteran dan sains yang berarti bahwa lebih banyak anak yang bertahan hidup hingga dewasa dan lebih banyak orang dewasa hingga usia tua. 

Pola itu kemungkinan akan berlanjut, yang berarti bahwa pada tahun 2050 harapan hidup rata-rata global akan menjadi sekitar 77,2 tahun.

Tetapi pola ini berarti bahwa pangsa populasi global berusia 65 tahun ke atas diproyeksikan meningkat dari 10 persen tahun ini menjadi 16 persen pada tahun 2050. Sekali lagi distribusinya akan tidak merata dengan beberapa negara, di Asia Timur dan Eropa Barat, sudah terlihat. lebih ekstrim dalam penuaan.(*)

Sumber: BBC

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hu Yitian dan Zhang Yunlong Akan Kembali Bekerja Sama dalam Drama Checkmate

Hu Yitian dan Zhang Yunlong Akan Kembali Bekerja Sama dalam Drama Checkmate

Your Say | Selasa, 12 Juli 2022 | 11:35 WIB

7 Rekomendasi Drama China Tentang CEO Paling Romantis Sekaligus Lucu

7 Rekomendasi Drama China Tentang CEO Paling Romantis Sekaligus Lucu

Lifestyle | Selasa, 12 Juli 2022 | 10:40 WIB

Sudah Musim Ketiga, Dragon Day You're Dead Kembali dengan Pemeran yang Sama

Sudah Musim Ketiga, Dragon Day You're Dead Kembali dengan Pemeran yang Sama

Your Say | Selasa, 12 Juli 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:34 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

Jatim | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:29 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:24 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Ahmad Sahroni: Pengendara Harley Davidson Jangan Norak!

Ahmad Sahroni: Pengendara Harley Davidson Jangan Norak!

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB