Selebtek.suara.com - para pedagang dan pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berjualan di kawasan Dukuh Atas, Sudiman ikut kecipratan berkah fenomena Citayam Fashion Week.
Mereka mengaku omzet naik dua kali liat semenjak viralnya kawasan yang menjadi tempat tongkrongan ABG 'SCBD' alias Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok.
Fakta ini dibagikan Ical (34) penjual Bakso Malang yang sudah 2 tahun berjualan di kawasan Dukuh Atas. Ia mengaku omzetnya naik hingga 70 persen.
"Kalau dihitung dari sebelum viral ini ya, sekitar 70 persen lah yang naik dan yang beli itu rata rata dari pengunjung sini," ungkap Ical sebagaimana dilansir Suara.com, Minggu (24/7/2022).
Ical yang berjualan sejak pukul 2 siang hingga 8 malam ini mengaku, jika sebelum viral biasa meraup penjualan Rp300 ribu sehari, tapi kini omzet penjualannya mencapai Rp700 ribu.
Bahkan pemasukan ini bisa bertambah besar, jika ia berjualan di akhir pekan karena ramainya pengunjung yang datang untuk berfoto atau membuat konten di trotoar Halte MRT Dukuh Atas, Sudirman.
Hal yang serupa juga dialami Hasbi (32) tahun yang juga sudah berjualan sebagai penjual kopi keliling atau starling (Starbucks Keliling) yang mampu meraih omzet hingga Rp800 ribu sehari, setelah kawasan Dukuh Atas viral karena Bonge Cs.
"Kalau dulu kan yang beli cuma satpam atau pegawai kantoran, saat ini tuh pengunjung yang datang, padahal dulu seharian cuma bisa dapat Rp 200 ribu sehari," ungkap Hasbi.
Hasbi mengakui setelah kawasan tersebut ramai, banyak pedagang yang diminta pindah tempat berjualan, karena bisa memicu sampah. Tapi nyatanya Hasbi punya cara kreatif untuk menghampiri para konsumennya.
"Jadi modal sedikit pinjem nampan sama tetangga sampe seminggu, kalau bawa minuman pakai nampan nggak diusir," ungkap Hasbi.(*)
Sumber: Suara.com