Ibu Siswa Korban Pemaksaan Hijab Curhat ke ORI: Kembalikan Keceriaan Anak Saya

Selebtek | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:06 WIB
Ibu Siswa Korban Pemaksaan Hijab Curhat ke ORI: Kembalikan Keceriaan Anak Saya
Ilustrasi hijab di sekolah negeri. Pemaksaan pakai hijab di sekolah negeri tidak dibenarkan (Pixabay)

Selebtek.suara.com - Ibu dari siswa yang diduga menjadi korban pemaksaan hijab di SMAN 1 Banguntapan akhirnya buka suara. Herprastyanti Ayuningtyas mengirim email ke kantor Ombudsman Indonesia (ORI) Perwakilan DIY.

"Iya [ibu korban] kirim email ke kami,"ujar Ketua ORI Perwakilan DIY, Budi Masturi, Rabu (3/8/2022) petang.

Dalam suratnya tersebut, Yanti menyampaikan bahwa anaknya dipaksa mengenakan pakaian keagamaan di sekolah negeri. Ia juga menegaskan bahwa tutorial yang selama ini disampaikan oleh pihak sekolah alih-alih pemaksaan itu tidak benar.

"Ini bukan tutorial jilbab karena anak saya tak pernah minta diberi tutorial. Ini adalah pemaksaan," ujarnya.

Tak hanya itu, Yanti juga mengungkapkan bahwa putrinya trauma dan sedih akibat tekanan yang diterimanya. Padahal Ia hanya memperjuangkan hak dan prinsipnya.

Pada Selasa (26/07/2022) lalu, Yanti mendapat telepon dari anaknya tanpa suara dan hanya terdengar suara tangisan.

"Mama aku mau pulang, aku ga mau di sini. Saya segera jemput anak saya di sekolah. Saya menemukan anak saya di Unit Kesehatan Sekolah dalam kondisi lemas. Dia hanya memeluk saya, tanpa berkata satu patah kata pun. Hanya air mata yang mewakili perasaannya," tandasnya.

Kemudian Ia mendapat pesan dari anaknya kalau anaknya ingin pulang. Setelahnya, Yanti mendapat informasi dari ayah sang anak kalau putrinya sudah satu jam lebih berada di kamar mandi sekolah.

Yanti menceritakan di awal sekolah anaknya pernah bercerita bahwa Ia diwajibkan mengenakan jilbab, baju lengan panjang, serta rok panjang. Putrinya pun memberikan penjelasan kepada sekolah termasuk wali kelas dan guru BK kalau Ia tidak bersedia.

Akan tetapi, putrinya terus dicecar pertanyaan mengenai alasannya tak mau mengenakan hijab hingga seorang guru mengenakan jilbab di kepala anaknya.

Akibat pemaksaan pihak sekolah kepada putrinya untuk memakai hijab, putrinya kini trauma dan harus mendapat bantuan psikolog. Ia meminta SMAN 1 Banguntapan, Pemerintah Yogyakarta, serta kementrian pendidikan dan kebudayaan untuk bertanggung jawab dalam mengembalikan keceriaan anaknya. Apalagi beberapa guru bahkan menuduh anaknya memiliki masalah keluarga hingga ia tak mau mengenakan hijab.

"Putri saya adalah anak yang jadi perhatian media di sekolah di SMAN 1 Banguntatapan, Bantul. Bagi kami orang tuanya, dia bukan anak yang lemah atau bermasalah. Dia terbiasa dengan tekanan. Saya dan ayahnya bercerai namun kami tetap bersama mengasuh anak kami. Dia atlit sepatu roda. Dia diterima di SMAN1 Banguntapan 1 sesuai prosedur," jelasnya. (cc)

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Kasus Pemaksaan Jilbab di SMAN 1 Banguntapan, Kepala Sekolah dan 3 Guru Dinonaktifkan

Buntut Kasus Pemaksaan Jilbab di SMAN 1 Banguntapan, Kepala Sekolah dan 3 Guru Dinonaktifkan

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 21:32 WIB

Masif Program hingga Atribut Keagamaan, SMAN 1 Banguntapan Antisipasi Penilaian Akreditasi Sekolah

Masif Program hingga Atribut Keagamaan, SMAN 1 Banguntapan Antisipasi Penilaian Akreditasi Sekolah

Jogja | Kamis, 04 Agustus 2022 | 20:31 WIB

Innalilahi, Aktor Legendaris Eddy Gombloh Meninggal di RS Sardjito Yogyakarta

Innalilahi, Aktor Legendaris Eddy Gombloh Meninggal di RS Sardjito Yogyakarta

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:52 WIB

Terkini

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:20 WIB

4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan

4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:19 WIB

4 Fakta Mengejutkan Hacker Selapan Bobol Dana BOS SMA di Prabumulih, Uang Hampir Rp1 Miliar Ludes

4 Fakta Mengejutkan Hacker Selapan Bobol Dana BOS SMA di Prabumulih, Uang Hampir Rp1 Miliar Ludes

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 18:15 WIB

Menghardik Gerimis, Menikmati Cerita-Cerita Pendek Sapardi Djoko Damono

Menghardik Gerimis, Menikmati Cerita-Cerita Pendek Sapardi Djoko Damono

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 18:15 WIB

Hidup Terasa Blur: 'Ketika Aku Tak Tahu Apa yang Aku Inginkan' Hadir untuk Jiwa yang Lelah

Hidup Terasa Blur: 'Ketika Aku Tak Tahu Apa yang Aku Inginkan' Hadir untuk Jiwa yang Lelah

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 18:12 WIB

Geger! Mahasiswa Untirta Tertangkap Basah Rekam Dosen Perempuan di Toilet Kampus

Geger! Mahasiswa Untirta Tertangkap Basah Rekam Dosen Perempuan di Toilet Kampus

Banten | Kamis, 02 April 2026 | 18:10 WIB

6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus

6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 18:06 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet

Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB