Awal Mula Kamaruddin Simanjuntak Jadi Pengacara Brigadir J: Dari Unggahan Facebook

Selebtek | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:31 WIB
Awal Mula Kamaruddin Simanjuntak Jadi Pengacara Brigadir J: Dari Unggahan Facebook
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak (tengah) menunjukkan bukti foto korban usai pelaporan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/7/2022) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp)

Selebtek.suara.com - Nama Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum dari keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, menjadi salah satu sosok yang sering muncul dalam mengungkap misteri kematian kliennya.

Kamaruddin terus mengawal kasus pembunuhan Brigadir J sampai tuntas. Bahkan ia meminta Presiden Jokowi untuk memulihkan harkat, martabat nama kliennya, mendiang Brigadir J.

Berdasarkan unggahan video yang dibagikan akun Instagram dengan nama pengguna @rumpi_gosip, Kamaruddin Simanjuntak bercerita bahwa keterlibatan dengan kasus Brigadir J berawal dari sebuah postingan di Facebooknya.

Ketika itu, Kamaruddin membuat status pada akun Facebook pribadinya setelah pihak kepolisian merilis kasus tersebut.

"'Tembak polisi di rumah pejabat polisi, mudah mudahan bukan karena wanitanya polisi' itu yang saya tulis," kata Kamaruddin sebagaimana dikutip Beritahits.id pada Kamis, (11/8/2022).

Saat membaca komentar-komentar pada unggahannya tersebut, dirinya mendapat informasi jika korban (Brigadir J) merupakan kerabat dekat dengan dirinya.

"Itu bertemu tulang yang meninggal, bere itu keponakan kata saksi kita yang berteman sama saya di facebook," ujarnya.

Mengetahui hal itu, Kamaruddin langsung meminta saksi yang diketahui rumahnya tak jauh dari tempat tinggal keluarga Brigadir J untuk menyampaikan rasa belasungkawa. Dia juga berjanji kasus Brigadir J dilindungi secara hukum.

"Katakan kepada ayah dan ibunya saya turut berduka cita saya lindungi mereka secara hukum. Kasih kontak saya ke mereka. Paginya saya langsung ditelepon," ungkap dia.

Kamaruddin juga mengenang bukan perkara mudah bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga Brigadir J. Pasalnya semua handphone keluarganya tak dapat digunakan. Sehingga dirinya dari jarak jauh harus meminta bantuan perempuan setempat.

"Saya gunakan handphone orang- orang di sekitar situ (rumah keluarga Brigadir J) yang jaraknya sekitar 1 kilometer. Memang mereka cukup capek kalau setiap kali saya mau ngomong antarkan dulu telpon ini saya mau bicara dengan ayah ibunya," tutur dia.

"Nah ini disebut wanita-wanita pemberani. Mereka menggunakan iman nggak pakai akal. Kalau laki-laki mereka pasti pakai logika ketakutan mana mungkin bisa kita lawan, apalagi lawannya inikan jenderal," tutup dia.

Seperti diberitakan, pada 8 Juli 2022 lalu, Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Ada aksi penembakan dalam insiden yang akhirnya menewaskan Brigadir J. (*)

Sumber: BeritaHits.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Gunakan Second Opinon Untuk Memerikan Mental Istri Sambo

Komnas HAM Gunakan Second Opinon Untuk Memerikan Mental Istri Sambo

| Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:17 WIB

Begini Alasan Polri Tak Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Begini Alasan Polri Tak Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Sumut | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:07 WIB

Sempat Ogah Sebut Nama Pengacara Hebat di Indonesia, Hotman Paris Mendadak Puji Kuasa Hukum Brigadir J

Sempat Ogah Sebut Nama Pengacara Hebat di Indonesia, Hotman Paris Mendadak Puji Kuasa Hukum Brigadir J

Entertainment | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:05 WIB

Apresiasi Kapolri Usut Tuntas Tewasnya Brigadir J, Rektor UNS: Sejak Awal Masyarakat Beri Dukungan

Apresiasi Kapolri Usut Tuntas Tewasnya Brigadir J, Rektor UNS: Sejak Awal Masyarakat Beri Dukungan

Surakarta | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB