Profil Salman Rushdie, Penghina Nabi Muhammad yang Ditikam hingga Kritis

Selebtek | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:16 WIB
Profil Salman Rushdie, Penghina Nabi Muhammad yang Ditikam hingga Kritis
Salman Rushdie (The Guardian)

Salman Rushdie dikenal sebagai penulis kontroversial yang banyak menuai kecaman khususnya dari kalangan negara Muslim.

Salman Rushdie merilis buku novel di tahun 1988, yakni The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan). Buku ini sangat kontroversial lantaran dinilai menghina Nabi Muhammad oleh mayoritas umat Muslim.

Dari penulisan buku ini, Salman Rushdie seringkali menerima kecaman keras dari banyak umat Muslim. 

Berbagai otoritas muslim, salah satunya Ayatollah Khomeni (pemimpin Iran), pun menyerukan agar Rushdie dibunuh karena tulisannya dinilai menyesatkan.

Karyanya itu banyak dilarang beredar di banyak negara mayoritas Muslim, karena dianggap menghina sosok Nabi Muhammad SAW.

Dalam buku karangannya itu, Salman Rushdie menceritakan tokoh bernama Mahound yang banyak disebut merujuk pada nama Muhammad.

Salman Rushdie 'Halal' untuk dibunuh

Iran resmi melarang buku Ayat-ayat Setan pada 1988. Bahkan setahun setelahnya, pemimpin Iran Ayatollah Khomaeni sampai mengeluarkan fatwa Salman Rushdie 'halal' untuk dibunuh.

Iran juga menawarkan imbalan hingga 3 juta dolar AS bagi siapa saja yang berhasil mencabut nyawa Salman Rushdie.

Penghargaan Salman Rushdie

Sebanyak 13 bukunya pernah memenangkan sejumlah penghargaan. Di antaranya, Booker Prize untuk Midnight's Children pada 1981 dan Booker of Bookers untuk novelnya pada tahun 1993.

Pada tahun 1983, Rushdie terpilih menjadi anggota Royal Society of Literature, organisasi sastra senior Inggris. Ia juga diangkat sebagai Commandeur de l'Ordre des Arts et des Lettres of France pada 1999. 

Lalu, pada Juni 2007, Ratu Elizabeth II memberinya gelar kebangsawanan atas jasanya di bidang sastra. Pada tahun 2008, The Times menempatkannya di urutan ke-13 dalam daftar 50 penulis Inggris terbesar sejak tahun 1945.

Rushdie menetap di Amerika Serikat pada tahun 2000. Disana, ia dipilih sebagai Distinguished Writer in Residence di Arthur L. Carter Journalism Institute of New York University, tepatnya pada tahun 2015. 

Rushdie juga sempat mengajar di Universitas Emory dan terpilih dalam American Academy of Arts and Letters. Pada tahun 2012, ia menerbitkan buku Joseph Anton: A Memoir, kisah hidupnya usai kontroversi buku The Satanic Verses.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salman Rushdie, Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York, Kondisinya Kritis

Salman Rushdie, Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York, Kondisinya Kritis

| Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:02 WIB

Detik-detik Salman Rushdie Si Penghina Nabi Ditikam 15 Kali Saat Manggung Di New York, Kini Kondisinya Kritis

Detik-detik Salman Rushdie Si Penghina Nabi Ditikam 15 Kali Saat Manggung Di New York, Kini Kondisinya Kritis

News | Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:29 WIB

Tulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie, Ditikam di New York

Tulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie, Ditikam di New York

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:12 WIB

Mengenal Siapa Salman Rusdhie, Penulis The Satanic Verses Ditikam di Leher

Mengenal Siapa Salman Rusdhie, Penulis The Satanic Verses Ditikam di Leher

News | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:34 WIB

Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas

Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:33 WIB

KAI Divre III Palembang Tutup 5 Perlintasan Liar Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api

KAI Divre III Palembang Tutup 5 Perlintasan Liar Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini

Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:30 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?

Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:28 WIB

Harkitnas ke-118, Bupati Bogor Ajak Warga Warisi Semangat Juang Lewat Medsos Positif

Harkitnas ke-118, Bupati Bogor Ajak Warga Warisi Semangat Juang Lewat Medsos Positif

Bogor | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:21 WIB

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:19 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB