“Kami sebagai kader Partai Gerindra tidak mentolerir kader kami yang melakukan aksi penganiayaan terhadap masyarakat,” tegas Akbar Alvaro.
Akbar menambahkan meski sudah ada proses mediasi namun proses hukum akan terus berjalan. Partainya akan menghormati dan tidak akan mengintervensi.
Menurut Akbar, kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat untuk berdamai dan korban yang bernama Kumala akan mencabut laporannya.(*)