Selebtek.suara.com - Ahmad Sahroni mengatakan ia adalah kawan dari Ferdy Sambo sejak tahun 2006. Dulu, mantan Kadiv Propam itu sosok yang pendiam. Ia pun sering nongkrong bareng sambil menghabiskan segelas kopi.
"Kenal. Dari zaman kompol (Komisaris Polisi) zaman bel**n lah. Kalau kompol diam saja lihat orang-orang petinggi, diam," katanya kala diwawancara Deddy Corbuzier yang diunggah lewat channal Youtube dikutip Beritahits.id pada Selasa, (30/8/2022).
Namun, seiring berjalannya waktu, keduanya memiliki kesibukan masing-masing. Hal itu membuat komunikasi mereka berdua tidak seintens dulu.
Keduanya semakin jauh ketika suami Putri Candrawathi itu naik pangkat menjadi Jenderal Bintang Satu. Kini Sahroni menilai Sambo adalah sosok yang arogan.
"Berubah total setelah Bintang Satu. Engga begini arogan (Sambo), " ujar dia.
Politisi Nasdem itu menjelaskan jika memegang kekuasaan dan jabatan tinggi, kawanny aitu menjadi lupa diri.
"Kadang orang lupa diri. Nah inilah kejadian tentang lupa diri dan khilaf, kasian gitu," tuturnya.
Sahroni pun akan berkominmen dan konsisten dalam menyikapi perkara kawannya itu secara profesional.
"Kita harus pisahkan pertemanan dan orang yang berperkara, agar tidak terjadi asas kepentingan," katanya.
Baca Juga: Sarwendah Posting Siapkan Bekal, Khusus Buat Onyo Sukses Bikin Warganet Salah Fokus
Seperti diketahui, Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J bersama empat tersangka lainnya, yakni Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi.
Kelima tersangka disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. (*)