Selebtek.suara.com - Nama pengacara Deolipa Yumara langsung melejit gara-gara dipercaya menjadi kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau dikenal Bharada E.
Namun, posisi Deolipa sebagai kuasa hukum Bharada E cuma berusia empat hari, karena harus digantikan oleh Ronny Talapessy.
Banyak yang menduga, Deolipa buru-buru diganti karena terlalu vokal membuka skenario jahat Irjen Pol Ferdy Sambo atas pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau dikenal Brigadir J.
Berikut ini, kami akan mengulas lebih dalam lagi profil Deolipa Yumara.
Jadi, pria yang memiliki rambut gondrong ini memiliki ayah dari Yogyakarta dan ibu dari Jombang.
Sang ayah dulunya pernah berdinas di Tentara Nasional Indonesia dengan pangkat terakhir Sersan Mayor.
Menurut pengakuan Deolipa di program acara Uya Kuya, ayahnya saat berdinas berbuat nakal sehingga dilarang bawa senjata.
Deolipa memiliki titel Sarjana Hukum dan Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia. Dia mengawali karir sebagai pengacara di tahun 1998.
Selanjutnya, dia mendapat lisensi pengacara pada tahun 2000.
Baca Juga: Jualan di Tempat Konser, Cowok Ini Asyik Nyanyi Sambil Goreng Tahu
Menyelami dunia hukum, dia sempat masuk DPN Pusat Peradi untuk mengurus Hak Asasi Manusia.
Deolipa juga pernah jadi Ketua Umum Asosiasi Pengacara Indonesia (API) pada Musyawarah Nasional kedua di tahun 2019.
Pria yang tinggal di Depok, Jawa Barat, ini juga memiliki darah seni. Dia membuat grup band bernama Deolipa Project, yang beranggotakan Deolipa (vokalis), Irul (gitar), Eta (gitar), Denovan (drum), dan Ilham (keyboard, synthesizer).
Dia juga sempat bikin lagu bareng Angel Lelga. Mantan istri Rhoma Irama itu mengatakan bahwa lagu tersebut tercipta ketika berbicara dengan Deolipa selalu dibalas dengan nyanyian.
Hal menarik lainnya dari Deolipa adalah dirinya juga jadi seorang Youtuber dengan akun YouTube Deolipa.(*)