Lebih dari 100 Orang Meninggal, Ternyata Ini Alasan Masyarakat Memilih Itaewon sebagai Perayaan Halloween

Selebtek

Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:54 WIB
Lebih dari 100 Orang Meninggal, Ternyata Ini Alasan Masyarakat Memilih Itaewon sebagai Perayaan Halloween
Lebih dari 100 Orang Meninggal dalam perayaan halloween di Itaewon diduga karena berdesak-desakkan (Youtube/Korea Reomit)

Selebtek.suara.com - Sabtu, 29 Oktober kemarin menjadi hari kelam dalam sejarah halloween yang diadakan di Itaewon. Pasalnya, 149 orang dikabarkan meninggal dunia dalam tragedi ini.

Sebenarnya, halloween dirayakan setiap tanggal 31 Oktober, namun karena bukan bertepatan dengan hari libur atau weekend, masyarakat memilih tanggal 29 Oktober bertepatan dengan hari Sabtu sebagai perayaan hari spesial ini.

Banyaknya masyarakat yang menikuti perayaan ini mengakibatkan desak-desakan di lokasi pun tak bisa dihindari. Banyak dari peserta perayaan yang sesak nafas hingga meninggal dunia.

Bukan hanya warga Korea, dikabarkan juga ada warga asing yang menjadi korban dari tragedi ini. 

Kejadian bermula sekitar pukul setengah 11 malam, tim 911 Korea mendapat pesan dari seseorang mengenai adanya orang-orang yang pingsan di beberapa gang Itaewon. Ketika tim mendatangi lokasi, ternyata korban semakin banyak hingga status Itaewon dinaikkan menjadi level 1. 

Tim 911 juga sempat meminta tolong kepada tim bencana untuk membantu menangani kasus ini karena jumlah masyarakat yang membutuhkan pertolongan semakin banyak. Tim juga menaikkan kembali status Itaewon menjadi level 2.

Pukul 11.50 malam, suasana semakin tak terkendali. Tim terkait kembali meningkatkan status Itaewon menjadi level 3. Bantuan dari beberapa daerah di sekitar Itaewon pun berdatangan.

Warga yang memiliki kemampuan CPR atau memompa jantung juga ikut membantu tim menyelamatkan beberapa peserta yang menghadiri pesta halloween.

Tim terkait juga meminta kepada para pedagang untuk menutup sementara gerai mereka demi kelancaran proses evakuasi warga.

Terlepas dari kejadian yang merenggut banyak nyawa ini, sebenarnya apa alasan masyarakat Korea memilih Itaewon sebagai lokasi untuk mengadakan pesta Halloween?

Hal ini diduga karena dahulu markas tentara Amerika berada dekat dengan Itaewon. Sehingga terdapat pusat kuliner mancanegara yang bisa di dapat di Itaewon, seperti restoran Turki, restoran India, Restoran India hingga halal food.

Selain itu, berbagai gerai lain seperti pakaian dengan ukuran besar yang bukan merupakan ukuran rata-rata orang Korea juga bisa ditemui di Itaewon.

Menurut Jang Han-sol dalam akun Youtube nya Korea Reomit, ia mengatakan bahwa Itaewon merupakan tempat yang memiliki ragam budaya, multikultural dan lebih internasional.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rayakan Pesta Halloween, Puluhan Orang Meninggal Akibat Berdesakan di Itaewon Korea Selatan

Rayakan Pesta Halloween, Puluhan Orang Meninggal Akibat Berdesakan di Itaewon Korea Selatan

Purwokerto | Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Mengerikan, Gang Itaewon Lebar 4 Meter Jalan Menurun Saling Dorong, Korban Tewas Berjatuhan Seperti Kartu Domino

Mengerikan, Gang Itaewon Lebar 4 Meter Jalan Menurun Saling Dorong, Korban Tewas Berjatuhan Seperti Kartu Domino

Semarang | Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Pesta Halloween Berlangsung Meriah di Arab Saudi, Warganet: Tanda Akhir Zaman

Pesta Halloween Berlangsung Meriah di Arab Saudi, Warganet: Tanda Akhir Zaman

Deli | Minggu, 30 Oktober 2022 | 14:57 WIB

Dua WNI Jadi Korban Tragedi Halloween Itaewon, Begini Kondisinya

Dua WNI Jadi Korban Tragedi Halloween Itaewon, Begini Kondisinya

Bekaci | Minggu, 30 Oktober 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:53 WIB

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:47 WIB

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:37 WIB

Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang

Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:28 WIB

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:32 WIB

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:26 WIB

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:21 WIB

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:07 WIB

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:34 WIB