Selebtek.suara.com - Dewi Perssik dan ibunya, Sri Muna akhirnya bertemu emak-emak yang telah menyebut pedangdut itu lonte di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022) untuk melakukan mediasi.
Di momen pertemuan itu, Winarsih meminta maaf secara terbuka di hadapan awak media kepada ibunda Dewi Perssik karena telah lantang menghina anaknya di media sosial dengan kata-kata kasar.
"Saya minta maaf bu yang sebesar-besarnya, saya juga minta maaf sama adik Dewi," kata Winarsih, dikutip Selebtek.suara.com dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (30/11/2022).
Sri Muna tak terima dengan penyampaian maaf Winarsih yang lirih, ia pun menegur haters untuk berbicara lantang seperti yang ia lakukan saat menghina putrinya di media sosial
"Yang lantang seperti sampeyan ngomong itu," ujar Sri Muna.
Winarsih lantas melanjutkan permintaan maafnya dengan suara yang lebih keras. Ia mengakui semua ucapannya tentang Dewi Perssik adalah tidak benar.
"Semua perkataan saya tentang adik Dewi Perssik lonte, mbalon, sundal, germo itu semua tidak benar. Dewi Perssik orang baik. Ternyata dia keturunan orang ulama," ujar Winarsih.
Winarsih juga meminta maaf karena telah menuding Dewi Perssik iri kepada Lesti Kejora
"Ternyata dia orangnya baik, dia gak iri. Omongan itu salah semua," lanjutnya.
Baca Juga: Canggih! Begini Cara FIFA Buktikan Gol Pembuka Portugal Bukan Milik Cristiano Ronaldo
Selain kepada Dewi Perssik dan Sri Muna, Winarsih juga meminta maaf kepada masyarakat Jember dan seluruh rakyat Indonesia serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Minta maaf pada masyarakat Jember kota santri. Saya janji tidak akan ulangi seperti ini lagi, saya menyesal," ucap Winarsih sambil terbata-bata.
"Tolong saya umi, adik Dewi Perssik, tolong maafin saya. Saya tidak akan ulangi lagi seperti ini lagi," imbuhnya sambil menangis.
Sri Muna pun menasehati Winarsih agar tidak gampang menyebar fitnah, kepada siapapun bukan hanya Dewi Perssik.
"Kepada siapapun, bukan hanya ke Dewi saja. Gak boleh gampang jadi fitnah. Fitnah itu lebih kejam dari apapun. Itu kan ajaran semua agama kalau fitnah lebih kejam daripada pembunuhan," kata Sri Muna.
Winarsih kemudian tiba-tiba bersujud mencium kaki Sri Muna dan meminta ampun agar kesalahannya dimaafkan.