Gunung Semeru Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ini Tingkatan Status Gunung Berapi di Indonesia

Selebtek | Suara.com

Senin, 05 Desember 2022 | 11:38 WIB
Gunung Semeru Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ini Tingkatan Status Gunung Berapi di Indonesia
Erupsi Gunung Semeru (ANTARA FOTO/Eri/sen/YU)

Selebtek.suara.com - Gunung Semeru sedang dibak baik-baik saja. Gunung yang terletak di Jawa Timur ini mengalami kenaikan status dari Level III (Siaga) menjadi Level VI (Awas) sejak 4 Desember 2022, ukul 12.00 WIB.

Dalam enam jam terakhir, gunung tertinggi di pulau Jawa itu mengalami 29 letusan atau erupsi dengan amplitudo 11-22 mm dan gempa selama 65-120 detik.

Di Indonesia, ada 4 tingkatan status gunung berapi. Tingkatan ini dikeluarkan agar masyarakat yang tinggal dis ekitar gunung bisa lebih waspada. Di setap negara, tingkatan status berbeda-beda.

Berikut ini tingkatan status gunung berapi yang ada di Indonesia:

1. Normal (Level 1)

Pada tingkatan ini, berarti tidak ada aktivitas magma yang diamati. DI tingkat Normal, pengamatan visual, seismik hingga gejala vulkanik menunjukan gunung berami tidak menunjukan adanya kelainan.

2. Waspada (Level II)

Di tingkat status Waspada, gunug berapi menunjukan aktivitas magma dan seismik, sehingga butuh penyuluhan warga yang tinggal di kaki gunung. Pengamat juga akan melihat apakah ada perubahan du sekitar kawah. Di tingkat ini, akan ada gangguan magmatik, tektonik, atau hidrotermal, meskipun diperkirakan tidak terjadi erupsi dalam jangka waktu tertentu.

3. Siaga (Level III)

Letusan gunung berapi bisa terjadi dalam waktu 2 pekan. Pemerintah juga diharuskan menyiapkan sarana darurat. Pengamat akan emlihat apakah ada peningkatan seismik dan perubahan aktivitas kawah.

4. Awas (Level IV)

Ini adalah tinggakatan paling tinggi. Letusan utama akan segera terjadi sehingga daerah yang terancam harus dikosongkan. Pengamat akan melihat adanya semburan abu dan uap dari gunung berapi, yang kemudian diikuti erupsi besar. Di kondisi tersebut, erupsi besar diperkirakan terjadi dalam kurun waktu 24 jam.

Mengingat status Gunung Semeru berada di Level IV, kemungkinan akan segera terjadi letusan utama. Hal tersebut mengharuskan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memberikan beberapa arahan yang bisa diikuti masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di bagian tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besok Kobokan. Hal ini karena wilayah tersebut berpotensi dilanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Status Gunung Semeru Naik Level IV, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik

Status Gunung Semeru Naik Level IV, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik

Jatim | Senin, 05 Desember 2022 | 11:06 WIB

Masih Luncurkan Awan Panas Guguran, Gunung Semeru Sudah Alami 29 Kali Letusan Sejak Kemarin

Masih Luncurkan Awan Panas Guguran, Gunung Semeru Sudah Alami 29 Kali Letusan Sejak Kemarin

News | Senin, 05 Desember 2022 | 10:05 WIB

Gunung Semeru Berstatus Awas, Ini 4 Tingkatan Status Gunung Berapi di Indonesia

Gunung Semeru Berstatus Awas, Ini 4 Tingkatan Status Gunung Berapi di Indonesia

Tekno | Senin, 05 Desember 2022 | 09:58 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:00 WIB

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:55 WIB

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:51 WIB

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan

Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:25 WIB