Selebtek.suara.com - Pengacara Sunan Kalijaga menyebut pengeroyokan putranya, Sean Farrel dilakukan secara brutal.
Melalui akun Instagram pribadinya, Sunan Kalijaga membagikan video rekaman CCTV yang memperlihatkan momen pengeroyokan putranya.
Dalam video tersebut terlihat Sean yang sedang duduk di ruang kelasnya dikelilingi oleh beberapa orang temannya.
Putra pengacara itu tiba-tiba diserang oleh salah seorang temannya dengan memukulnya berkali-kali. Mendapat serangan tersebut Sean pun lantas berdiri dan balas memukul.
"Di CCTV kelas terlihat jelas Sean didatangi dibully diserang dan dipukul berkali-kali! Sean tetap sabar," tulis Sunan Kalijaga dalam keterangannya, dikutip Selebtek.suara.com, Jumat (3/3/2023).
![Kondisi Sean Farrel usai dikeroyok teman sekolahnya [Instagram/@sunankalijaga_sh]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/03/02/1-a7e4cea5-b12c-4292-8621-36d74d09bfa7.jpeg)
Sunan Kalijaga mengaku segaja mengunggah rekaman CCTV tersebut sebagi bukti pengeroyokan anaknya yang dilakukan secara brutal.
"Postingan ini adalah alat bukti anak saya dibully diserang dipukuli secara brutal," ungkapnya.
Pengacara Ferry Irawan itu mengaku bangga terhadap anaknya yang bisa tetap sabar meskipun mendapat kekerasan dari temannya.
"Ayah bangga sama Sean. Dibully, diserang, dipukul tetap sabar walaupun akhirnya Sean mencoba membela diri namun tangannya dipegangi sehingga tidak berdaya untuk melindungi diri," ujar Sunan Kalijaga.
Akibat pengeroyokan yang dialaminya, Sean harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Remaja 14 tahun itu alami luka di wajah, kepala dan badan akibat dipukuli berkali-kali.
Sunan Kalijaga mengaku telah bertemu dengan para pelaku pengeroyokan beserta orangtuanya pada Kamis (2/3/2023). Pelaku telah meminta maaf dan Sunan Kalijaga dan orangtua pelaku pun telah sepakat untuk berdamai.
"Untuk saat ini, mungkin belum perlu ada upaya hukum," kata Sunan Kalijaga, dikutip dari Suara.com, Kamis (2/3/2023).
"Kami sudah ketemu, antara saya dan keenam pelaku. Orangtuanya juga sudah dipanggil dan sudah meminta maaf," ujar pengacara tersebut.(*)