Selebtek.suara.com - Anak pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang yakni Annisa Khairunissa dikabarkan mendaftar sebagai caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hal ini cukup membuat heboh publik.
Melihat situasi seperti itu, Ketua DPP PKB, Daniel Johan langsung angkat bicara. Ia mengatakan Anissa Khairunissa tak jadi maju sebagai caleg dari partainya.
"Updatenya tidak jadi (tidak maju)," kata Daniel kepada wartawan, Kamis (13/7/2023).
Meski demikian, Daniel mengaku tak tahu apakah mundurnya anak Panji Gumilang sebagai caleg PKB karena polemik ayahnya.
"Saya nggak paham detailnya," pungkasnya.
![Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang [Dok. Al Zaytun]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/06/24/1-pimpinan-ponpes-al-zaytun-panji-gumilang-dok-al-zaytun.jpg)
Dilansir dari Suara.com, Anissa terdaftar maju sebagai caleg PKB di daerah pilih atau dapil Jawa Barat 8. daerah ini meliputi Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon.
Sebelumnya, terdapat dua laporan polisi terkait dugaan penistaan agama ke pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.
Laporan tersebut berasal dari Forum Pembela Pancasila (FAPP) pada Jumat (23/6) dan dari Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan pada Selasa (27/6).
Panji Gumilang diduga melanggar Pasal 156 A tentang penistaan agama. Sementara hasil gelar perkara menemukan dugaan pelanggaran pidana Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Ada 19 saksi yang sudah dimintai keterangan penyidik hingag Selasa (11/7). Mereka juga masih menunggu hasil pengujuan barang bukti di Labfor Polri untuk melakukan gelar perkara dan penetapan tersangka. (*)