Sampai sekarang stasiun Lempuyangan masih aktif melayani perhentian kereta api berbagai daerah di pulau Jawa.
4. Stasiun Ambarawa (1873)
Stasiun Ambarawa pada jaman penjajahan Belanda bernama Stasiun Willem I. Stasiun Ambarawa diresmikan oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 21 Mei 1873.
Stasiun Ambarawa dibangun Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) sebagai syarat yang harus dipenuhi guna konsesi pembangunan jalur rel kereta api pertama rute Semarang - Vorstenlanden (Jogja - Solo) sebagai jalur untuk keperluan militer Belanda.
Saat ini bangunan stasiun Ambarawa dan rel kereta api masih digunakan untuk transportasi wisata.
5. Stasiun Kedungjati (1873)
Stasiun Kedungjati diresmikan pada 21 Mei 1873 bersamaan dengan stasiun Ambarawa. Stasiun Kedungjati terletak di kabupaten Grobogan dengan bangunan yang hampir mirip dengan stasiun Ambarawa.
Tahun 1907 bangunan stasiun Kedungjadi direnovasi yang awalnya berupa kayu diganti menggunakan plester batu bata.
HIngga kini stasiun Kedungjati masih aktif melayani kereta api jarak jauh yang berenti naik turun penumpang.***