Selebtek.suara.com -- Terdapat Sekitar 30 persen perusahaan menggunakannya, namun di sisi lain tidak adanya diskusi tentang AI di 60 persen perusahaan konstruksi yang berada di Jerman.
Sebuah survei yang diterbitkan pada Rabu, (2/8/2023) menunjukkan bahwa lebih dari sepuluh persen perusahaan Jerman menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk keuntungan mereka.
Dilansir dari Xinhua Kamis (3/8/2023) sebanyak 13,3 persen dari 9.000 perusahaan yang terlibat dalam survei oleh lembaga penelitian yang berbasis di Munich ifo menggunakan AI dan 9,2 persen lainnya berencana menggunakan teknologi yang membuat keputusan lebih cepat melalui analisis data otomatis.
Pakar industri institut Anna Wolf mengatakan bahwa mayoritas dari semua perusahaan di Jerman sedang mempelajari AI.
Meskipun AI semakin populer di kalangan perusahaan Jerman, penerapannya bervariasi di industri yang berbeda, menurut survei tersebut.
Industri manufaktur telah muncul sebagai yang tercepat untuk merangkul AI dengan 30 persen dari semua perusahaan menggunakan atau berencana untuk menggunakannya.
Namun di sisi lain, sejauh ini tidak ada diskusi tentang AI di sebanyak 60 persen perusahaan konstruksi di Jerman.*