Selebtek.suara.com – Inge Anugrah merasa geram ketika dihina oleh anaknya karena tak mampu secara finansial.
Kisruh Inge Augrah dan Ari Wibowo, bermula dari mereka yang ribut karena masalah gono gini dan perselingkuhan.
Munculnya pihak ketiga ini juga pernah diungkap oleh anak Ari Wibowo dan Inge Anugrah yakni Kenzo Wibowo, yang mana ia lebih suka hidup dengan ayahnya.
"Sempat waktu itu ada tuh satu footage Kenzo ngomong di depan wartawan, itu aku sebenarnya merasa aku sedih kasihan banget sama Kenzo," ucap Inge Anugrah dilansir dari YouTube MAIA ALELDUL TV pada Jumat (01/09/2023).
"Kenzo itu juga sudah langsung aku ajak ngomong itu, malam setelahnya aku tahu bahwa dia waktu itu sama Ari harus ngomong juga di depan wartawan," lanjutnya.
Demi mengembalikan citra baik ayahnya, Kenzo rela untuk menceritakan aib ibunya sendiri.
"Akhirnya aku tahu gitu bahwa Kenzo itu cuma kasihan karena saat itu Ari kan di-bully banget sama netizen tuh, kayak namanya dijelekin banget. Dia itu cuma mau menolong, kayak memperbaiki imej," ungkap Inge Anugrah.
Namun, perbuatannya ini tak dipikir panjang karena sama saja dengan menjelekkan nama Inge.
"Aku tanya ke dia, 'Kenapa Kenzo bilang bahwa Daddy lebih take care kalian?' (Kenzo menjawab) 'Well Mommy kok, what I meant was financially (Ma, sebenarnya maksudku itu lebih bisa secara finansial)'," jelasnya.
Baca Juga: Mulai Hari Ini QRIS Bisa Digunakan untuk Tarik-Setor Tunai, Begini Cara dan Biayanya
"Karena Kenzo itu nyadar bahwa memang financially daddy lebih bisa. 'Tapi Kenzo dengan kamu melakukan kayak gitu kan kamu menjelekkan nama Mommy, Mommy kan juga pengin kerja nantinya begitu'. (Kenzo menjawab) 'Ya I know, I'm sorry Mommy (iya aku tahu, maaf ya Ma),” ujar Inge Anugrah.
Inge Anugrah sangat meyayangkan kenapa permasalahan seperti ini Ari Wibowo justru melibatkan anak.
"Kalau menurut aku sih ya, perkara orang dewasa enggak harusnya melibatkan anak-anak, bagi aku itu tindakan yang sangat nggak wise (bijaksana) banget. Jadi itu aku sesalkan itu terjadi sekarang,” kata Inge.
"Itu nantinya menjadi pembelajaran buat kita orang-orang dewasa untuk lebih wise lah. Jangan sampai lupakan anak-anak kita mentally masih bertumbuh, masih perlu dibimbing, jadi lebih wise aja gitu," sambungnya.(*)