SUARA SEMARANG - Video viral di TikTok siswa SD jengkel banyak PR minta perusahaan kontraktor penggusuran robohkan gedung sekolahnya.
Seorang siswa SD usia 9 tahun lelah dan jengkel sebab sang guru memberikan banyak PR di sekolah.
Karenanya dia menghubungi perusahaan kontraktor untuk meminta bantuan merobohkan sekolahnya.
Informasi tentang viral siswa 9 tahun meminta perusahaan kontraktor menggusur sekolah sebab lelah diberi PR, dibagikan oleh akun TikTok @non_apryl.
Di ketahui nama siswa perempuan adalah Becky, dengan lugu menelepon perusahaan kontraktor penggusuran.
Becky berkeluh kesah jika dia lelah dan membuat jengkel dengan banyaknya PR yang harus ia kerjakan.
Dalam perbincangan telepon antara Becky dan customer service perusahaan kontraktor, ia meminta tolong agar sekolahnya dirobohkan dengan alat berat.
"Halo apakah ini kantor penggusuran" kata Becky melalui sambungan telepon,.
Kemudian Becky langsung mengungkapkan permintaan pada customer service yang membuat kaget namun menggelikan.
"Bisakah membantuku untuk merobohkan sekolahku" katanya.
Sang Customer service dibuat bingung dan menjeda waktu mengalihkan pada CS lainya. Becky disuruh menunggu.
"Hai kamu sekolah dimana" sambung customer service di telepon, yang dijawab Becky jika ia sekolah Dublin, ibu kota Irlandia.
"Dan kamu mau menghancurkaannya (sekolah)" lanjut CS.
"Ya" sahut Becky, yang disertai suara tertawa bingung sang CS yang tak tahan mendengar suara Becky yang kesal.
Becky kemudian menanyakan apakah ada alat yang bisa untuk menghancurkan sekolahnya dengan mudah.
"Anda pakai batu besar atau gimana ya ?" tanya Becky.
"Iya pakai bola besar" kata CS.
"Bagus" sahut Becky.
Kemudian muncul suara pria yang diduga adalah bos perusahaan kontraktor penggusuran, lalu menyapa Becky.
"Namaku Becky, aku punya permintaan untuk anda, apakah anda tukang gusur," tanya Becky.
"Katakan apa maumu" kata si pria.
"Tolong bantu aku menghancurkan sekolahku, guru-guruku memberi banyak PR di hari jumat" pinta Becky, yang dijawab tertawa oleh si bos.
Percakapan yang lugu dan kocak antara siswa 9 tahun dengan perusahaan penggusuran tersebut mendapat beragam komentar.
Netizen menilai jika siswa 9 tahun wajar jika mengungkapkan unek-unek yang banyak PR karena sebenarnya anak-anak butuh bermain di usianya.
"Cerdas banget, menuntaskan masalah sampai ke akarnya yesss" komentar akun @Annie Kaloko.
"malah pada ketawa padahal dia punya keinginan tp lucu" kata @fjrmlg.
"pr itu ngga banget sebenarnya, siswa juga perlu waktu luang untuk hal lainnya" koemntar @2 orang.
"okey buanget ya....saya jd ketawa sendiri..." terang @sanularifinarifin.
"good job nak, dl waktu aq msh kecil cuman takut aja, padahal punya kemauan" kata @"Sagi(RL).