Terungkap, Setiap Hari Sungai Bengawan Solo Mengalir Darah dan Organ Tubuh Anjing dari Rumah Jagal Ilegal

Semarang

Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:25 WIB
Terungkap, Setiap Hari Sungai Bengawan Solo Mengalir Darah dan Organ Tubuh Anjing dari Rumah Jagal Ilegal
Aliran sungai Bengawan Solo tercemar darah dan organ tubuh anjing. (Dok DMFI)

SUARA SEMARANG - Aliran Sungai Bengawan Solo tercemar oleh aliran darah dan organ tubuh anjing setiap harinya. Terungkap jika berasal dari rumah jagal ilegal.

Darah dan organ tubuh anjing mengalir setiap harinya di Sungai Bengawan Solo diungkap atas Investigasi yang dilakukan Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI).

Hasilnya, telah terjadi operasi perdagangan daging anjing yang kotor, kejam dan illegal di  sepanjang Sungai Bengawan Solo. Serta mencemari air dari sungai terpanjang di Jateng ini.
 
Darah dan limbah kotoran dari rumah jagal anjing  yang illegal mengalir ke sungai dari hulu sungai Bengawan Solo.  Di mana anak-anak bermain dan orang- orang mencuci pakaian dan alat masak mereka, serta memancing ikan.

DMFI mendapatkan rekaman yang telah dikumpulkan awal bulan ini menunjukkan adanya darah dan  organ tubuh anjing mengalir ke Sungai Bengawan Solo.

"Darah dan organ anjing berasal dari 3 rumah jagal yang setiap harinya membunuh sekitar 15 anjing dengan cara  yang kejam," kata Karin Franken, koordinator
nasional DMFI, dalam laporan investigasinya, Selasa (30/8/2022).
 
Koalisi Dog Meat Free Indonesia terus menghimbau pihak berwenang di Indonesia mengenai  bahaya dari operasi perdagangan dan pemotongan daging anjing sejak tahun 2017.

Karin meminta Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengambil tindakan tegas guna  menghentikan perdagangan ini.
 
Ia menyebut banyak warga Surakarta masih menutup mata terhadap hal yang berpotensi  menimbulkan bencana pada kesehatan masyarakatnya, belum lagi penderitaan tiada tara pada
hewan.

Padahal, telah dikeluarkan imbauan resmi dari dari Dinas Peternakan  baik di Provinsi Jawa Tengah maupun Provinsi Jawa Timur kepada semua kota dan kabupaten  di kedua provinsi tersebut untuk mengesahkan Surat Edaran berisi pelarangan perdagangan
daging anjing awal tahun ini.
 
"Perdagangan daging anjing di Kota Surakarta masih terus berjalan," katanya.

Investigasi oleh tim DMFI menunjukkan bahwa sebagian besar anjing yang dipakai untuk  memenuhi permintaan daging anjing di Jawa Tengah telah diangkut secara ilegal dari Jawa  Barat.
 
"Di mana rabies masih bersifat endemik dan secara ilegal pula diselundupkan ke rumah-rumah jagal di Jawa Tengah. Di mana permintaan terbanyak berasal dari Kota Surakarta," katanya.

Koalisi DMFI telah mendokumentasikan bukti-bukti dan menyerahkannya ke Pemerintah Kota  Surakarta maupun kota dan kabupaten lainnya serta para pemimpin daerah di Indonesia. 
 
"Memperingatkan akan adanya resiko yang ditimbulkan perdagangan ini dalam penyebaran penyakit zoonosis, terutama rabies," katanya.
 
DMFI mengklaim telah mengeluarkan gambar dan  video yang menunjukkan air Sungai Bengawan Solo menjadi merah karena darah anjing dan  limbah hasil pemotongan anjing.
 
Rekaman yang dirilis hari ini menunjukkan anjing-anjing yang diikat dengan erat dalam karung  goni, di dalam lubang dan di atas lantai rumah jagal. Menanti giliran mereka untuk dipukuli dan  darahnya mengalir ke Sungai Bengawan Solo. 
 
Bahkan setelah bertahun-tahun melakukan investigasi, tetap saja sangat mengejutkan melihat betapa kejamnya perdagangan daging anjing.

baca juga

"Melihat Sungai Bengawan Solo terkontaminasi dengan darah dan sisa potongan anjing yang dibunuh dengan kejam, sementara itu juga di  beberapa bagian sungai juga ada anak-anak bermain, orang-orang mencuci pakaian dan memancing di sana," terangnya.
 
Adanya kegiatan ini sangat mengejutkan, dan akan membuat ngeri orang-orang yang tinggal di sepanjang sungai Bengawan Solo ini.
 
"Walikota Gibran membahas tentang bagaimana ‘mengawasi’ perdagangan ini, tapi sekarang sudah saatnya mengambil keputusan dan tindakan tegas!” katanya.
 
Sementara itu, dalam Surat Edaran, menyebutkan imbauan dari Pemerintah Provinsi untuk segera mengambil tindakan, semua kota dan kabupaten di Jawa Tengah yang telah menerapkan hukum tertulis untuk melarang perdagangan dan konsumsi daging anjing di wilayah masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Britney Spears Ungkap Detail Konservatorinya: Darah Diambil Paksa dan Ia Dikurung di Rumah Sakit Jiwa

Britney Spears Ungkap Detail Konservatorinya: Darah Diambil Paksa dan Ia Dikurung di Rumah Sakit Jiwa

Lifestyle | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:36 WIB

Polisi Temukan Potongan Gigi dan Bercak Darah di TKP Pembunuhan Guru TK

Polisi Temukan Potongan Gigi dan Bercak Darah di TKP Pembunuhan Guru TK

Sulsel | Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:52 WIB

Ekstrem! Jasa Bersih-Bersih Mobil Promosi ke Konsumen Ini Bikin Ketar-ketir Pelanggan, Kok Bisa?

Ekstrem! Jasa Bersih-Bersih Mobil Promosi ke Konsumen Ini Bikin Ketar-ketir Pelanggan, Kok Bisa?

Otomotif | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Nonton Hiburan Organ Tunggal, Pria di Sukabumi Ini Tewas Bersimbah Darah

Nonton Hiburan Organ Tunggal, Pria di Sukabumi Ini Tewas Bersimbah Darah

Purwasuka | Selasa, 30 Agustus 2022 | 07:07 WIB

Sebabkan Kompilkasi Berbahaya, Dokter Ungkap Pentingnya Monitori Tekanan Darah dan Jaga Pola Hidup Sehat

Sebabkan Kompilkasi Berbahaya, Dokter Ungkap Pentingnya Monitori Tekanan Darah dan Jaga Pola Hidup Sehat

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×