Kronologi Penemuan Jenazah Terbakar, Polisi Duga Kuat Iwan Budi P PNS Bapenda Kota Semarang, Saksi Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimum Polda Jateng

Semarang | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 07:59 WIB
Kronologi Penemuan Jenazah Terbakar, Polisi Duga Kuat Iwan Budi P PNS Bapenda Kota Semarang, Saksi Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimum Polda Jateng
Temuan motor hangus terbakar yang kemudian juga ditemukan ada jenazah di sebuah lahan kosong di Kota Semarang membuat gempar. (Antara)

SUARA SEMARANGMisteri hilanya pegawai negeri sipil (PNS) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, dimulai dari kronologi temuan jenazah dan motor terbakar.

Slamet merupakan saksi pertama penemuan motor terbakar yang kemudian diketahui juga ada mayat, di mana polisi menduga sebagai Iwan Budi P pegawai PNS Bapenda Kota Semarang.

Iwan Budi P dilaporkan hilang sekira dua pekan sebelumnya, dia merupakan saksi kasus dugaan korupsi yang sedang dalam penanganan Ditreskrimum Polda Jateng.

Temuan motor hangus terbakar yang kemudian juga ditemukan ada jenazah di sebuah lahan kosong di Kota Semarang membuat gempar.

"Saya kerja motong rumput di situ melihat itu (ada seperti motor terbakar)," kata Slamet, Jumat (9/9/2022).

Namun, Slamet mengaku tidak tahu bila ada korban di sana, sekilas merasa hanya motor terbakar saja.

"Jadi saya motong rumput kan agak jauh, sudah samar terlihat seperti motot terbakar. Lalu saya laporan yang lain. Sore lihat motor terbakar itu lalu saya tinggal, tapi memang tidak tahu kalau ada korban," kata Slamet.

Saat ditanya awak media apakah sudah lama terbakar, dia menjawab kemungkinan memang sudah terbakar cukup lama.

Dugaan Polisi

Kapolrestabes Kota Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan anjing pelacak digunakan untuk mencari potongan tubuh korban, di mana ditemukan tanpa kepala.

Beberapa benda dugaan kuat milik orang yang dilaporkan hilang dua pekan lalu bernama Iwan Budi P, yang merupakan pegawai dinas yang mengurusi pajak di Kota Semarang.

Beberapa yang ditemukan di antaranya, pelat nomor yang serupa dengan motor yang dibawa korban.

Kemudian, handphone, nick name yang tersemat pada seragam pegawai pada umumnya.

"Korban meninggalkan rumah dengan kendaraan roda dua dengan pelat nomor ini. Identik lainnya yakni papan nama, yang masih terlihat Wan Budi P, kemungkinan di sini ada huruf I yang pudar," kata dia.

"Masih ada handphone yang terbakar, ada ikat pinggang, dan pisau juga," kata Irwan Anwar lanjut.

Kombes Irwan Anwar menerangkan, di lokasi itu Polsek dapat laporan, sebuah motor awalnya yang terbakar.

Setelah penyelidikan, bukan hanya motor, tapi ada juga seseorang yang terbakar.

"Itu nomor pelat H 9799, motor dinas plat merah motor matic, kendaraan ini yang digunakan Iwan Budi yang dilaporkan hilang 24 Agustus 2022, sekira 14 hari yang lalu," jeas dia.

Pemeriksaan Forensik

Kombes Irwan Anwar menyatakan, polisi melanjutkan penyelidikan dengan forensik sehingga dapat memastikan apakah korban tersebut yang dilaporkan hilang atau bukan.

"Apakah ini Iwan Budi P atau bukan, kita tunggu kepastian dari pemeriksaan forensik dan tes DNA," jelas dia.

Ditreskrimum Polda Jateng Djuhandani, mengatakan kasus penemuan jenazah diduga penganiayaan.

"Tapi lebih jelasnya kita menunggu hasil forensik atau pemeriksaan dari kedokteran," jelas dia.

Menurut dia di lokasi temuan atau TKP, memang ada dugaan-dugaan tersiram seperti dengan minyak bensin.

"Disitu tersiram, ada bekas-bekas bensin, yang diduga bukan dilakukan oleh korban itu sendiri," kata dia.

Djuhandani melanjutkan, apakah saat kejadian korban kondisi hidup atau meninggal masih dalam proses masih diperiksa tim forensik.

"Mungkin dalam satu-dua hari ini kita akan mengetahui korban ini sudah meninggal atau belum saat terbakar. Namun dugaan awal, kita dapatkan kemungkinan korban pembunuhan," jelas dia.

Kasus Korupsi

Djuhandani mengatakan belum bisa merinci apakah kasus ini terkait pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi.

"Kalau dikaitkan dengan pemeriksaan kasus korupsi, kita belum bisa menjawab," jelas dia.

"Karena apa, apakah ini saudara Iwan Budi P yang pada 24 Agustus dilaporkan hilang, nantinya dibuktikan dulu dari dokter forensik," ujar dia.

Setelah itu, kata dia, baru lebih lanjut pemeriksaan tahap-tahap lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasad yang Terbakar Disebut Saksi Kunci Dugaan Korupsi, Pemkot Semarang Tunggu Kepastian Polisi

Jasad yang Terbakar Disebut Saksi Kunci Dugaan Korupsi, Pemkot Semarang Tunggu Kepastian Polisi

Jawa Tengah | Sabtu, 10 September 2022 | 07:55 WIB

Viral Video Sejumlah Orang Diduga Tenaga Honorer dan Lurah di Kota Bekasi Asyik Karaoke Pakai Seragam SMA

Viral Video Sejumlah Orang Diduga Tenaga Honorer dan Lurah di Kota Bekasi Asyik Karaoke Pakai Seragam SMA

Bekaci | Sabtu, 10 September 2022 | 07:23 WIB

Tuntutan 8 Tahun Jadi 4 Tahun, Zumi Zola Bebas dari Penjara karena Berkelakuan Baik

Tuntutan 8 Tahun Jadi 4 Tahun, Zumi Zola Bebas dari Penjara karena Berkelakuan Baik

Batam | Sabtu, 10 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas

Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:40 WIB

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:39 WIB

7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak

7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:35 WIB

Ngaku Dibentak Tasyi Athasyia Gara-Gara Foto Lebaran, Ini Curhatan Terbaru Ala Alatas

Ngaku Dibentak Tasyi Athasyia Gara-Gara Foto Lebaran, Ini Curhatan Terbaru Ala Alatas

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:30 WIB

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan

Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil

Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:11 WIB

Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional

Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:07 WIB

Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia

Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:03 WIB