SUARA SEMARANG - Nama Walikota Semarang Hendrar Prihadi menjadi 'rebutan' antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan PDIP.
Hendrar Prihadi yang telah menjabat dua periode Walikota Semarang, santer dikabarkan diminta oleh Jokowi untuk ditarik ke Jakarta.
Hendrar Prihadi kabarnya akan menempati jabatan di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta.
Kabar tersebut beredar di lingkungan Pemkot Semarang serta paska kehadiran Ketua DPP PDIP di Kota Semarang pada Minggu (18/9/2022) kemarin.
Kabar Hendrar Prihadi akan ditarik ke Jakarta oleh Jokowi untuk menduduki posisi di LKPP dibenarkan oleh Ketua DPD PDIP Bambang Pacul.
"Kita OK nggak ada masalah, kalau memang itu yang diinginkan (presiden) ya kita ikut," kata Bambang Pacul, Minggu (18/9/2022).
Pihaknya juga tak mempermasalahkan sebab memang sudah sesuai mekanisme yang berlaku. Apalagi presiden yang langsung meminta sesuai hak prerogatif.
Bambang Pacul juga memastikan suksesi pergantian walikota Semarang sudah bisa dipastikan. Sebab, proses penarikan Hendi, ke LKPP, serta penunjukan pengganti sebagai walikota tinggal ditanda tangani saja.
"Kita tunggu saja ya, karena soal itu masih 90 persen. Yen wes 100 persen diteken kan berarti sudah sip, tinggal nunggu Keppresnya," katanya.
Tiga hari berselang, atau pada Rabu (21/9/2022), isu tentang Hendrar Prihadi kembali berhembus. Tepatnya saat rombongan Fraksi PDIP DKI Jakarta bertandang ke Balaikota Semarang.
Bukan membahas terkait kabar ditarik ke Jakarta pada posisi LKPP. Melainkan memberikan kesempatan pada Hendrar Prihadi untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Komunikasi terjalin antara PDIP DKI Jakarta dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi tentang peluang untuk maju sebagai Cagub DKI Jakarta.
Lampu hijau diberikan PDIP DKI saat terjadi pertemuan secara tertutup dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Rabu (21/9/2022) di Balaikota Semarang.
Posisi peluang untuk maju sebagai gubernur DKI Jakarta menjadi salah satu yang dibicarakan kedua kader Banteng moncong putih itu.
"Kalau ini yang terbaik buat rakyat Jakarta untuk mengentaskan persoalan Jakarta kenapa tidak," kata Gembong Warsono Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta.