SUARA SEMARANG - Tak terima rekan satu profesi driver ojol yang diajar babak belur, rekan driver mencari para pelaku pengeroyokan.
Para rekan driver ojol kemudian mencari para pelaku yang diketahui ada tiga orang yang melakukan pengeroyokan pada bapak-bapak driver ojol.
Tak berselang lama, para driver menemukan tiga pelaku pengeroyokan rekan mereka. Di duga para pelaku pengeroyokan adalah para tukang parkir. Kemudian terjadilah bentrok antar kedua belah pihak.
Bentrokan terjadi di wilayah Tlogosari Semarang. Dengan satu orang pelaku pengeroyokan terkapar di jalan. Senjata tajam diduga digunakan dalam aksi bentrok.
Ada video viral terjadinya bentrokan antara driver ojol dengan para pelaku pengeroyokan yang menghajar driver ojol, saat diduga serobot antrian BBM di SPBU.
Mengetahui satu rekan terkapar, dua pelaku pengeroyokan lainnya memilih kabur untuk mengindari aksi para driver ojol tersebut.
Tampak dalam rekaman video, selain satu pelaku yang terkapar dihajar para driver ojol, juga terdengar suara dalam video jika para pelaku pengeroyokan mengunakan senjata tajam.
Sebelumnya, seorang pria bapak-bapak driver ojek online (Ojol) dihajar babak belur sebab dituduh serobot antrian saat isi BBM di SPBU.
Kondisi bapak Ojol tampak muka berdarah dengan lebam penuh luka akibat dihajar oleh tiga pria. Lokasi kejadian ada di SPBU Jalan Majapahit Kota Semarang.
Baca Juga: Sungguh Tega, Driver Ojol Dihajar Babak Belur Dituduh Serobot Antrian di SPBU Semarang
Kejadian bapak Ojol dihajar babak belur ini viral di media sosial Instagram yang diunggah akun @portalsemarang, pada Minggu (25/9/2022).
Tampak dalam video tersebut, korban driver Ojol terduduk lemas dengan muka lebam dan memar berdarah. Beberapa pria mengerubungi dan terjadi cekcok terkait kejadian serobot antrian.
Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, kronologi kejadian yakni saat terjadi antrian panjang di SPBU. Berawal dari tiga pria mengisi antri BBM .
Dari ketiga pria itu, seorang yang antri di depan bapak driver ojol, kemudian mendapat jatah maju mengisi sepeda motor untuk diisi BBM. Namun saat akan diisi, pria tersebut lupa tidak membawa uang.
Kemudian satu pria tersebut pergi ke ATM untuk mengambil uang. Karena lama dalam mengambil uang dan masih terjadi antrian, bapak driver ojol yang ada dibelakangnya berinisiatif maju untuk mengisi BBM.
Saat korban akan mengisi BBM, ketiga pria ini merasa jika antrian mereka diserobot oleh korban. Alhasil terjadi cekcok dan bogem mentah mendarat di muka bapak driver ojol itu.
Akibatnya, muka dari bapak driver ojol berdarah dan memar. Kemudian, tampak dalam video tersebut rekan sesama Ojol membantu korban untuk diperiksa kesehatannya.
Bapak driver ojol dibawa ke rumah sakit Polri Bhayangkara tak jauh dari lokasi kejadian SPBU, untuk mendapatkan pemeriksaan visum.