Sarah dan Lisa merupakan dua sahabat di SMA dan saling suport sistem untuk berani speak up saat menjadi korban kekerasan seksual.
"Kita bisa menjadi lisa dan Sarah untuk satu sam lain, agar tidak ada lagi korban yang tak tersuarkan. Tidak ada lagi para pelaku seperti Devan, atau bahkan yang suka ngeshare yang suka nonton video porno seperti Lisa dan Sarah," katanya.
![Jerome Kurnia, Arawinda Kirana dan pemain Like and Share. [Semarang.Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2022/11/29/1-whatsapp-image-2022-11-27-at-215234.jpeg)
Arawinda Kirana menyampaikan bahwa kekerasan seksual pada remaja perempuan yang ia perankan penuh dengan layer dan penuh manipulasi.
Ia berperan sebagai Sarah, remaja SMA yang menjadi korban pemerkosaan dan berusaha berusaha bertahan.
"Dan dalam film kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada Sarah itu adalah bentuk kekerasan seksual yang tidak terlihat," katanya.
Arawinda Kirana juga berpesan kepada siapa saja untuk lebih bijak dalam bermedia sosial apalgi kultur medsos masyarakat penuh dengan siber bullying saat masuk sebagai korban.
"Degan adanya konflik itu dalam film, saya berharap otang tambah aware dengan kasus kekerasn seksual yang disembunyikan, dan untuk wanti-wanti dalam konsumsi internet karena di dalam video porno yang dilihat ada seorang gadis yang diperkosa atau tersakiti," pesannya.
Para pemain film Like and Share turut dihadirkan ada Arawinda Kirana, Aurora Ribero, Aulia Sarah, Jerome Kurnia dan lainnya.
Rencananya film Like and Share akan tayang serentak di bioskop tanah air mulai tanggal 8 Desember 2022.