Yenny menceritakan, resep khusus cita rasa jajanan fusion Semarangan menjadi kunci sukses produk jajanan Toko Oen melegenda hingga sekarang.
Di tempatnya dia memiliki menu andalan legendaris seperti es krim Toko Oen, nasi goreng, cap cay, panekuk, sampai kue kering dengan rasa dan bentuk yang tak berubah sedari jaman dahulu.
“Semua diolah dengan bahan, resep yang sama sejak dahulu. Termasuk bentuknya tidak kami rubah, ini menjadi ciri khas meski banyak yang meniru,” katanya.
Otentik Menu Toko Oen Ditiru
Menurut Yenny, tiru-meniru dalam dunia perkulineran sudah menjadi hal yang biasa.
Hanya saja resep original tetap akan menjadi rujukan konsumen dalam merasakan sensasi keaslian kuliner atau jajajan.
“Koki saya banyak yang dibajak, dari resto, toko kue, bakery, tapi resep kunci masih saya pegang. Jadi soal rasa tak bisa berbohong pada konsumen setia,” katanya.
Terkait hak merek dan hak dagang juga tidak luput dari persoalan Toko Oen.
Dia menyebut, tiga gerainya di Jakarta, Malang, dan Jogja telah dijual. Bangunan gedung dengan nama Toko Oen tersisa di Semarang.
Baca Juga: Refleksi Kinerja Tahun 2022 Pemkot Semarang, Forum Wartawan dan Pengamat Menilai Positif
Bangunan di Malang masih eksis lantaran pembeli atau pemilik gedung saat ini tetap mempertahankan seisi bangunan termasuk menu-menu yang pernah ada pada masa kejayaan Toko Oen.
“Yang di Jakarta, Jogja, dan Malang sudah dijual. Tinggal yang ada di Semarang kami pertahankan asetnya,” katanya.
Persoalan sempat muncul saat Toko Oen yang di Malang Jawa Timur, menjual dengan nama produk yang sama persis dengaan jajanan dan kuliner yang ada di Toko Oen Semarang.
Kabar itu justru didapat Yenny dari salah satu pelanggannya yang memprotes, jika kualitas cita rasa jajanan kuliner Toko Oen di Malang tak sama dengan yang ada pada Toko Oen Semarang.
“Tahunya dari pelanggan, tiba-tiba protes jika rasa jajanan kuliner Toko Oen kok standarnya berubah, tidak seenak di Toko Oen Semarang. Dia cerita saat menikmati di Toko Oen Malang,” ceritanya.
Pihaknya sebenarnya keberatan atas penggunaaan nama Toko Oen berserta produk jajanan kuliner lokal yang di jual di Malang Jawa Timur.