semarang

Kisah Yenny Megarajasa Jaga Otentik Kuliner Toko Oen Semarang, Terdaftar Merk Dagang Hingga di Negera Belanda

Semarang Suara.Com
Rabu, 28 Desember 2022 | 18:23 WIB
Kisah Yenny Megarajasa Jaga Otentik Kuliner Toko Oen Semarang, Terdaftar Merk Dagang Hingga di Negera Belanda
Suasana Toko Oen Semarang. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Tak banyak yang tahu salah satu legenda kuliner di Kota Semarang ada Toko Oen rupanya memiliki hak paten atau merk dagang terdaftar di negara Belanda.

Toko Oen eksis sejak tahun 1936 dimana saat itu merupakan salah satu restoran fusion bonafid yang digemari para ekspatriat Belanda dan Eropa.

Kini, di tahun 2022 atau menginjak usia ke 86 tahun Toko Oen Semarang masih berdiri dengan sisa kemegahan serta aneka kuliner yang masih terjaga keasliannya.

Toko Oen Semarang berada di Jalan Pemuda Nomor 52 Semarang, atau didepan bekas Sri Ratu Mall yang kini menjadi Queen City Mall.

Keotentikan menu kuliner di Toko Oen tak berubah rasa sejak dulu, hal ini dijamin sendiri oleh sang owner generasi ketiga Toko Oen, Yenny Megarajasa atau dikenal Yenny Oen.

Yenny juga sebagai founder Oen Foundation, sebuah lembaga non government organization (NGO) yang peduli akan bangunan dan sejarah otentik Belanda dan Eropa yang ada di Indonesia, khususnya Semarang.

Sebelumnya, kata Yenny, Toko Oen memiliki empat cabang gerai pada masa jaman kolonial. Ada di Kota Semarang, Jogkakarta, Jakarta dan Malang.

Yenny bercerita jika saat ini hanya ada dua Toko Oen yang masih berdiri dengan dimiliki oleh dua orang yang berbeda. Dua gerai lainnya di Jogja dan Jakarta sudah dijual ke pihak lain.

Ia mengatakan, mengapa alasan pelanggan dia tak pernah sepi setiap harinya, meski Toko Oen sendiri berdiri ada dua lokasi, ada di Semarang dan Malang. Lidah pelanggan masih bisa membedakan keontetikan rasanya.

Baca Juga: Refleksi Kinerja Tahun 2022 Pemkot Semarang, Forum Wartawan dan Pengamat Menilai Positif

Untuk gerai Toko Oen di Semarang masih dengan menu-menu fusion andalan mulai dari jajanan tradisional, main course, desert atau apetizer.

Tentunya yang menjadi jawara adalah fusion otentik terkenal rasanya ada Es Krim Toko Oen.

Merk Paten Toko Oen dan Cagar Budaya 

Menurut Yenny, nama Toko Oen yang melekat pada bangunan, baik di gedung Semarang maupun Malang adalah asli. Model dan bentuknya tak berubah, lantaran sudah menjadi cagar budaya. Termasuk beberapa merek kuliner Toko Oen Semarang telah didaftarkan.

Dia mengaku sangat terbantu atas kerja keras bapaknya, Oen Tjoen Hok, generasi petama Toko Oen. Dulu kala, bapaknya mendaftarkan nama merek Toko Oen pada pemerintahan Kerajaan Belanda jaman penjajahan.

“Opa saya orangnya memang berpikir maju kedepan, jadi mendaftarkan merek nama Toko Oen pada tiap panganan dan jajanan yang di jual di Toko Oen sejak tahun 1936, saat itu masih pemerintahan Belanda,” katanya.

Yenny menceritakan, resep khusus cita rasa jajanan fusion Semarangan menjadi kunci sukses produk jajanan Toko Oen melegenda hingga sekarang.

Di tempatnya dia memiliki menu andalan legendaris seperti es krim Toko Oen, nasi goreng, cap cay, panekuk, sampai kue kering dengan rasa dan bentuk yang tak berubah sedari jaman dahulu.

“Semua diolah dengan bahan, resep yang sama sejak dahulu. Termasuk bentuknya tidak kami rubah, ini menjadi ciri khas meski banyak yang meniru,” katanya.

Otentik Menu Toko Oen Ditiru

Menurut Yenny, tiru-meniru dalam dunia perkulineran sudah menjadi hal yang biasa.

Hanya saja resep original tetap akan menjadi rujukan konsumen dalam merasakan sensasi keaslian kuliner atau jajajan.

“Koki saya banyak yang dibajak, dari resto, toko kue, bakery, tapi resep kunci masih saya pegang. Jadi soal rasa tak bisa berbohong pada konsumen setia,” katanya.

Terkait hak merek dan hak dagang juga tidak luput dari persoalan Toko Oen. 

Dia menyebut, tiga gerainya di Jakarta, Malang, dan Jogja telah dijual. Bangunan gedung dengan nama Toko Oen tersisa di Semarang.

Bangunan di Malang masih eksis lantaran pembeli atau pemilik gedung saat ini tetap mempertahankan seisi bangunan termasuk menu-menu yang pernah ada pada masa kejayaan Toko Oen.

“Yang di Jakarta, Jogja, dan Malang sudah dijual. Tinggal yang ada di Semarang kami pertahankan asetnya,” katanya.

Persoalan sempat muncul saat Toko Oen yang di Malang Jawa Timur, menjual dengan nama produk yang sama persis dengaan jajanan dan kuliner yang ada di Toko Oen Semarang.

Kabar itu justru didapat Yenny dari salah satu pelanggannya yang memprotes, jika kualitas cita rasa jajanan kuliner Toko Oen di Malang tak sama dengan yang ada pada Toko Oen Semarang.

“Tahunya dari pelanggan, tiba-tiba protes jika rasa jajanan kuliner Toko Oen kok standarnya berubah, tidak seenak di Toko Oen Semarang. Dia cerita saat menikmati di Toko Oen Malang,” ceritanya.

Pihaknya sebenarnya keberatan atas penggunaaan nama Toko Oen berserta produk jajanan kuliner lokal yang di jual di Malang Jawa Timur.

Namun, dia juga tak bisa melarang sepenuhnya lantaran gedung Toko Oen merupakan cagar budaya yang dilindungi untuk tidak dirubah nama dan bentuk aslinya.

“Menuntut untuk mengganti nama juga tidak bisa karena gedung toko dan nama itu melekat sebagai cagar budaya. Tapi untuk produk jajanan kuliner kembali pada cita rasa khas, kami yang asli dan selalu diburu pelanggan,” paparnya.

Merk Dagang Toko Oen Terdaftar di Belanda

Keluarga besarnya juga rupanya mematenkan nama merek Toko Oen di negeri Belanda, karena pada jaman dahulu jajanan kuliner Toko Oen sangat digemari para warga Belanda dan Eropa saat ada di Semarang.

“Tapi di Belanda tokonya sudah tutup, merek dagangnya masih terdaftar di negara Belanda dan Eropa. Paling saat ikut pameran saja di Eropa jika ada festival kuliner,” katanya.

Sementara Toko Oen di Malang, dikutip dari berbagai sumber, jika pada tahun 1990 telah dijual ke pengusaha bernama Danny Mugianto.

Tidak hanya es krim, daftar menu Toko Oen Malang juga menampilkan berbagai menu makanan seperti makanan pembuka, sup, masakan oriental, burger dan sandwich, salad, steak, dan tentu saja tidak ketinggalan menu khas Indonesia. Termasuk ada menu khas Toko Oen nasi goreng dan nasi semur lidahnya yang terkenal enak.

Bagi para traveler untuk menjajal dua gerai Toko Oen, silakan sambangi dua tempat itu. 

Jika sedang ada di Kota Semarang bisa mampir di Jalan Pemuda Nomor 52, bangunannya khas bentuk tempo dulu, diapit oleh gedung-gedung moderen perkantoran termasuk gedung Supermarket Sri Ratu yang telah tutup.

Sementara jika sedang di Kota Malang, traveler bisa datangi Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 5 Malang. Gedungnya mencolok terlihat karena berada di kawasan Alun-alun Kota Malang, dan berhadapan dengan Gereja Hati Kudus Yesus atau dikenal dengan nama Gereja Kayu Tangan yang khas arsitektur neogothiknya.

Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita mengaku sangat menggumi Toko Oen.

Menurut Mbak Ita, Toko Oen sebagai ikon legenda kuliner Kota Semarang juga mampu mempertahankan eksistensi hingga saat ini.

"Kami ingin terus melestarikan legendarisnya Toko Oen, kegiatan kalau bisa digelar di sini, untuk diskusi atau meeting sambil menikmati kuliner klangenan di sini," katanya, Rabu 28 Desember 2022.

Ia berharap keberadaan Toko Oen menjadi wisata kuliner sejarah yang bisa menjadi rujukan rekomendasi para wisatawan lokal dan luar Semarang.

"Dari Toko Oen wisatawan bisa mampir ke Kota Lama Semarang, nuansa wisata sejarah bakal kental serasa berada di Eropa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI