Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru di Kota Semarang Aman, Mbak Ita: Waspada Harga Beras, Cabai, Ayam, Telur

Semarang Suara.Com
Selasa, 20 Desember 2022 | 23:52 WIB
Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru di Kota Semarang Aman, Mbak Ita: Waspada Harga Beras, Cabai, Ayam, Telur
Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita pantau ketersediaan bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita menegaskan jika ketersediaan bahan pokok khususnya pangan jelang Natal dan Tahun Baru di ibu kota Provinsi Jawa Tengah relatif aman, stabil dan bisa tercukupi.

Namun Mbak Ita menyampaikan, terutama bahan pokok untuk ketersediaan seperti daging ayam, telur cabai dan telur wajib diwaspadai karena bisa saja juga harga akan fluktuatif jelang Natal dan Tahun Baru.

Hal ini disampaikan Mbak Ita saat memimpin rapat koordinasi menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama jajaran Pemerintah kota Semarang, Forkopimda, dan stakeholder terkait, Selasa 20 Desember 2022 di Balaikota Semarang.

Pertemuan tersebut digelar untuk memonitor ketersediaan bahan pangan, BBM, gas LPG, angkutan atau transportasi, hingga keamanan selama perayaan Nataru di Kota Semarang.

"Dari semua instansi menyampaikan yang pertama ketersediaan bahan pokok aman dan masih relatif stabil. Yang harus diwaspadai adalah beras, ayam, cabai dan telur," katanya.

Mbak Ita menyebut, untuk ketersediaan Bulog juga sudah melebihi kebutuhan yang ada di Kota Semarang.

Dirinya bahkan menyebutkan jika Kota Semarang menjadi kota di Jawa Tengah dengan inflasi terendah.

"Karena itu, Saya minta masyarakat supaya tidak panic buying. Justru ketika masyarakat panic buying, itu akan memicu harga-harga menjadi naik," lanjutnya.

Dalam forum tersebut, Mbak Ita juga merinci ketersediaan bahan pokok bagi warga masyarakat. “Beras ada 1800 ton, gula pasir 250 ton, dan minyak goreng 8000 liter. Sehingga kita harapkan tidak ada kekurangan,” tegas mbak Ita.

Baca Juga: Bukan Lapor Hendi Kini Ada Sapa Mbak Ita Kanal Aduan dan Layanan Publik Kota Semarang, Ini Nomor WA dan SMS nya

Dirinya kemudian menginstruksikan kepada Dinas Perdagangan untuk terus memonitor harga di pasaran setiap hari.

Mbak Ita juga meminta TNI dan Polri untuk turut menjaga kondusifitas pasar dan menugaskan para lurah dan camat untuk mengawasi warganya agar tidak melakukan panic buying. 

Selain ketersediaan bahan pangan, Mbak Ita juga memastikan melalui Pertamina ada tambahan konsumsi BBM sehingga 75 SPBU di Kota Semarang telah disiapkan untuk menghadapi hal tersebut.

PLN juga menjamin pasokan listrik tersedia cukup selama Nataru. Hanya saja perlu diwaspadai potensi pohon tumbang yang dapat mengganggu aliran listrik maupun aktivitas masyarakat akibat cuaca ekstrim mengarah ke angin puting beliung yang diprediksi terjadi pada 20 - 25 Desember nanti. 

Mbak Ita juga berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, keamanan, dan keselamatan selama menjalani liburan akhir tahun. Dirinya berpesan agar Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata kembali memberlakukan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.

"Arahan dari bapak Kapolri ini gereja sudah status boleh dilakukan ibadah di tempat (offline). Kita antisipasi dengan vaksin. Dari Dinas Kesehatan yang mendapat prioritas 15.000 vaksin untuk anak-anak usia 10-20 tahun," pungkasnya.

Sementara itu, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menuturkan pihaknya akan menyiagakan sejumlah 1078 personil yang terdiri dari unsur Polri sejumlah 754, dan lainnya dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, hingga ormas untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023. 

Yuswanto menjelaskan fokus keamanan yang menjadi perhatian utama yaitu perayaan Natal di gereja-gereja, pengamanan di tempat-tempat wisata, dan tempat-tempat berkumpulnya masyarakat seperti terminal, bandara dan pelabuhan. Pihaknya juga akan mengantisipasi kejahatan jalanan seperti geng motor, balapan liar.

"Kita akan menyiapkan posko pengamanan sejumlah 15 titik, di tempat keramaian. Khusus untuk gereja sendiri kita berikan 20 pos pengamanan kepada gereja-gereja prioritas, tapi ada kemungkinan gereja yang bukan prioritas akan di lakukan pengamanan / dimonitor dengan berkeliling," ujar Yuswanto. 

"Seperti yang telah disampaikan Ibu Plt. Wali kota bahwa perayaan tahun baru nanti, apabila ada masyarakat yang akan merayakan secara pribadi atau berkelompok untuk minimal melaporkan kepada kelurahan atau Babinkamtibmas. Jangan menganggap perayaan Nataru ini adalah hal yang sepele, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tandas Yuswanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI