Ini Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Mi Instan, Menggangu Kesehatan Jantung Dan Lainya Simak Penjelasanya

Semarang

Rabu, 01 Februari 2023 | 11:39 WIB
Ini Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Mi Instan, Menggangu Kesehatan Jantung Dan Lainya Simak Penjelasanya
Ilustrasi mi instan yang berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. (Pixabay.com/Lindsey White)

SUARA SEMARANG - Apakah penyuka mengonsumsi mi instan secara berlebihan? Ternyata jika kita mengkonsumsi secara berlebih dapat menggangu kesehatan tubuh, bahkan sangat fatal dapat menyebabkan penyakit jantung.

Ya semua orang tentunya pernah dansering mengkonsumsi mi instan, disisi lain mi instan ini sangat mudah didapatkan dan murah, namun ternyata mengkonsumsinya berlebih mampu menimbulkan berbagai penyakit merusak kesehatan tubuh.

Diketahui mi instan dilansir dari Nextshark, dalam penelitian yang dilakukan Universitas Harvard dan Baylor beberapa tahun lalu, membuat kaget publik. 

Diterbitkan dari Journal of Nutrition, mi instan mempunyai peluang untuk meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke, jika dikonsumsi secara berlebihan.

Dari penelitian yang dilakukan oleh kedua universitas tersebut melibatkan 11 ribu warga Korea Selatan antara usia 19 sampai dengan 64 tahun. 

Menurut penelitian tersebut dapat dianalisis bahwa sebagian wanita Korea Selatan berisiko tinggi mengalami sindrom metabolik. Dan justru penemuan itu tidak ditemukan pada partisipan pada pria.

Sindrom metabolik sendiri dapat menimbulkan efek peningkatan gula darah dan tekanan darah. Hal ini dapat berujung pada risiko yang lebih tinggi meliputi diabetes, stroke atau penyakit jantung.

"Meskipun mi instan adalah makanan yang nyaman dan lezat, ada peningkatan risiko sindrom metabolik karena adanya natrium yang tinggi, lemak jenuh yang tak sehat serta beban gilkemik," kata Hyun Shin, dokter Harvard Public Health dan salah satu penulis penelitian.

Mi instan menjadi salah satu makanan yang dinilai sangat praktis saat penyajiannya. 

baca juga

Selain itu, berbagai jenis varian yang ditawarkan kerap membuat masyarakat tergoda untuk mencoba mi instan dan sangat mudah untuk didapatkan.

Namun, sebaiknya pastikan kamu tidak mengonsumsi mi instan terlalu sering. 

Ada berbagai dampak kesehatan yang berisiko kamu alami jika kamu berlebihan saat mengonsumsi mi instan.

Berikut ini daftar penyakit yang berisiko dialami saat kamu terlalu sering banyak mengonsumsi mi instan :

1. Tekanan Darah Tinggi
Tentunya sudah banyak masyarakat yang mengetahui bahwa di dalam mi instan terdapat kandungan garam yang sangat tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi garam membuat kamu berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan pada tubuh, salah satunya tekanan darah tinggi.

Jika tidak diatasi dengan baik, tekanan darah tinggi dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, seperti serangan jantung, gangguan ginjal, gangguan mata, hingga demensia.

2. Diabetes
Bukan hanya kandungan garam, ternyata mi instan memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi di dalamnya. Hal ini berisiko menyebabkan penyakit diabetes memburuk atau berisiko mengalami penyakit diabetes.

3. Keguguran
Jika kamu sedang menjalani kehamilan, sebaiknya perhatikan porsi saat mengonsumsi mi instan. Kandungan garam dan bahan pengawet dalam makanan instan ini bisa memicu berbagai gangguan kehamilan. Bahkan yang lebih parahnya lagi, kebiasaan makan mi instan berlebih saat hamil meningkatkan risiko keguguran.

Sebaiknya pastikan kamu selalu mengonsumsi berbagai makanan sehat agar kebutuhan nutrisi selama hamil dapat terpenuhi dengan baik. Dengan begitu, ibu akan terhindar dari berbagai gangguan kehamilan yang bisa menyebabkan dampak buruk pada ibu maupun bayi dalam kandungan.

4. Sakit Kepala Kronis
Mengonsumsi mi instan dalam jumlah porsi yang banyak dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala. Hal ini disebabkan oleh kandungan garam serta MSG yang terkandung dalam mie instan.

Mengonsumsi MSG secara berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala dari yang terbilang ringan hingga yang cukup parah. Jadi, pastikan kamu mengontrol asupan mi instan agar tidak berlebihan.

5. Gangguan Hati
Kandungan pengawet di dalam mi instan dinilai dapat memicu gangguan pada hati. Selain itu, tingginya kandungan garam juga berisiko menyebabkan kerusakan hati.

6. Obesitas
Dampak lain yang bisa kamu alami ketika terlalu sering mengonsumsi mie instan adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Kondisi ini yang tidak diatasi dengan baik dapat memicu munculnya penyakit kronis.

7. Malnutrisi
Terlalu banyak mengonsumsi mi instan dapat meningkatkan risiko malnutrisi, khususnya pada anak-anak. Menyiapkan mi instan untuk anak-anak merupakan hal yang menarik karena dinilai praktis dan pasti disukai oleh anak. Namun, jangan lupakan berbagai kebutuhan nutrisi yang perlu ibu penuhi agar tumbuh kembang anak berjalan secara maksimal.

Demikianlah daftar penyakit yang berisiko dialami saat kamu terlalu sering banyak mengonsumsi mi instan, yang telah dirangkum untuk Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belasan Difabel Klaten Motoran 5 Jam Demi Temui Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur

Belasan Difabel Klaten Motoran 5 Jam Demi Temui Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 20:38 WIB

Campak Mewabah Lagi, Ini 5 Anjuran Dosen Ilmu Kesehatan untuk Orangtua

Campak Mewabah Lagi, Ini 5 Anjuran Dosen Ilmu Kesehatan untuk Orangtua

Health | Selasa, 31 Januari 2023 | 19:47 WIB

Lirik Lagu Bohongi Hati - Mahalini Merupakan Single Terbaru Yang Sedang Hits dan Trending YouTube

Lirik Lagu Bohongi Hati - Mahalini Merupakan Single Terbaru Yang Sedang Hits dan Trending YouTube

Semarang | Minggu, 29 Januari 2023 | 10:28 WIB

Chord Gitar dan Lirik Lagu Pecah Seribu Dipopulerkan Elvy Sukaesih, Yang Sempat Viral Media Sosial TikTok

Chord Gitar dan Lirik Lagu Pecah Seribu Dipopulerkan Elvy Sukaesih, Yang Sempat Viral Media Sosial TikTok

Semarang | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:54 WIB

Terkini

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

4 Lipstik dengan Jojoba Oil untuk Bibir Kering, Anti Crack saat Dipakai!

4 Lipstik dengan Jojoba Oil untuk Bibir Kering, Anti Crack saat Dipakai!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:19 WIB

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan

Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:00 WIB

Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:55 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

×