Karena suatu kesalahpahaman, mereka malah berkelahi. Dari hasil perkelahian itu, tidak ada yang menang dan kalah, bahkan wajah mereka berdua rusak.
Kemudian datanglah Batara Ismaya (Semar) yang kemudian melerai mereka. Karena Batara Ismaya ini adalah pamong para ksatria Pandawa yang berjalan di atas kebenaran.
Maka dalam bentuk Jangganan Samara Anta, dia (Ismaya) memberi nasihat kepada kedua ksatria yang baru saja berkelahi itu.
Karena kagum oleh nasihat Batara Ismaya, kedua ksatria itu minta mengabdi dan minta diaku anak oleh Lurah Karang Dempel, titisan dewa (Batara Ismaya) itu.
Akhirnya Jangganan Samara Anta bersedia menerima mereka, asal kedua kesatria itu mau menemani dia menjadi pamong para kesatria berbudi luhur (Pandawa), dan akhirnya mereka berdua setuju. Gareng kemudian diangkat menjadi anak tertua (sulung) dari Semar.
Kabar terbaru jika Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas pada Selasa 14 Maret 2023 pagi.
Berdasarkan pos pengamatan Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) aktivitas erupsi terjadi hari ini pukul 05.59 WIB berupa guguran awan panas.
Guguran awan panas Gunung Merapi dengan jarak luncuran 1600 meter menuju arah Kali Krasak atau arah Barat Daya.
Laporan BPPTKG juga meyebutkan pengamatan Gunung Merapi jika kondisi sekitarnya adalah cuaca cerah berawan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara dan barat.