Belajar dari Kasus Fajri Obesitas 300 Kg, Dokter Ingatkan Berobat Kegemukan Ekstrem Bisa Pakai BPJS Kesehatan

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 22 Juni 2023 | 18:44 WIB
Belajar dari Kasus Fajri Obesitas 300 Kg, Dokter Ingatkan Berobat Kegemukan Ekstrem Bisa Pakai BPJS Kesehatan
Muhammad Fajri meninggal dunia di RSCM (suara.com)

Suara.com - Berkaca dari kondisi berat badan 300 kilogram seperti dialami Muhammad Fajri (27), dokter minta orang obesitas dengan komorbiditas segera dibawa ke RSCM untuk segera mendapat penanganan.

Pelaksana Tugas Direktur Pelayanan Operasional RSCM, Renan Sukmawan mengatakan, obesitas ekstrem seperti Fajri berisiko mengalami perburukan dan komplikasi, sehingga perlu dapat penanganan.

"Dengan berat badan yang luar biasa, memang potensi untuk menjadi berat ketika terjadi penyakit-penyakit yang lain yah. Jadi kalau ada yang seperti ini tolong komunikasikan dengan RSCM bisa dibawa kemari, dirujuk kemari," ujar Renan saat konferensi pers di RSCM, Kamis (22/6/2023).

Saat ini pihaknya sudah menemukan 2 hingga 3 kasus obesitas ekstrem seperti yang dialami Renan. Renan juga menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan karena bisa menggunakan BPJS Kesehatan.

"Silahkan dirujuk kemari, bisa pakai BPJS penanganannya dengan JKN, jadi kita sebagai RS pemerintah siap lebih dini, maka hasilnya insyaallah akan lebih baik dan lebih banyak opsi yg kita lakukan sebelum komplikasi-komplikasi seperti ini terjadi," lanjut Renan.

Sementara itu kata Renan, kondisi Fajri tidak tertolong karena datang ke RSCM sudah dalam kondisi infeksi, ditambah imunitas tubuhnya yang lemah. Ditemukan juga gula darah pada tubuh lelaki asal Tangerang, Banten itu sudah melonjak dan mengalami diabetes.

"Tuan MF, BMI diatas 35 BMI nya 91 jadi 3 kalinya yang super tidak normal. Jadi emang benar-benar berat. Kemudian karena memang komorbid itu maka gampang sekali terjadi infeksi," papar Dokter spesialis anestesi RSCM Sidharta Kusuma Manggala.

"Seperti saat ini mungkin tubuh kita kena kuman RS, tapi kenapa gak infeksi karena daya tahan tubuh kita bagus," sambung dr. Sidharta.

Adapun Fajri menghembuskan napas napas terakhirnya pada pukul 01.25 WIB, 22 Juni 2023 dinyatakan meninggal dunia, setelah menjalani 14 hari perawatan oleh tim dokter multi-disiplin yang terdiri dari 9 orang.

Fajri tidak bisa bertahan setelah mengalami gagal napas akibat infeksi yang dialaminya. Apalagi 6 jam setelah kedatangannya di RSCM pada 9 Juni 2023, Fajri perlu menggunakan alat bantu napas atau ventilator agar bisa bertahan.

Perawatan yang sudah dilakukan di antaranya yakni terapi antibiotik untuk infeksinya, terapi alat bantu pernapasan, jantung, ginjal, dan semua organ yang terganggu akibat gagal organ multiple akibat syok sepsis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abai, Obesitas Memiliki Kaitan degan Resistensi Insulin : Ini 5 Bahaya pada Kesehatan

Jangan Abai, Obesitas Memiliki Kaitan degan Resistensi Insulin : Ini 5 Bahaya pada Kesehatan

| Kamis, 22 Juni 2023 | 17:42 WIB

Sempat Alami Syok Septik, Fajri Pengidap Obesitas 300 Kg Dikabarkan Meninggal Dunia

Sempat Alami Syok Septik, Fajri Pengidap Obesitas 300 Kg Dikabarkan Meninggal Dunia

Your Say | Kamis, 22 Juni 2023 | 17:20 WIB

Dibantu Tim Basarnas, Begini Detik-detik Fajri Pria 300 Kilogram Dimakamkan

Dibantu Tim Basarnas, Begini Detik-detik Fajri Pria 300 Kilogram Dimakamkan

| Kamis, 22 Juni 2023 | 17:01 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB