SUARA SEMARANG - Srikandi Ganjar terus berinovasi dengan program sosialisasinya melalui pelatihan pembuatan telur asin asap khas Brebes di Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Putri Meilani, Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar Jawa Tengah, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antar masyarakat Brebes serta melestarikan kuliner yang telah melegenda di Kabupaten Brebes.
"Pelatihan pembuatan telur asin asap kami adakan sebagai upaya melestarikan kuliner khas Brebes, dan kami juga ingin menjalin silaturahmi dengan perempuan di Brebes," ujar Putri.
Sebagai langkah awal pelatihan ini, Srikandi Ganjar memberikan pemahaman tentang proses produksi pembuatan telur asin asap berkualitas dengan didampingi oleh mentor berpengalaman.
"Hari ini, kami memulai dengan mempelajari proses produksi, seperti pembuatan adonan menggunakan garam, batu bata merah, dan abu gosok, serta persiapan telur bebek yang dimasak hingga matang. Selanjutnya, telur tersebut ditaburi adonan dan diasapi hingga berwarna kecoklatan selama beberapa hari," jelasnya.
Putri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Srikandi Ganjar dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dimana para peserta akan terus didampingi dan diberikan bantuan fasilitas serta keterlibatan dalam membuka usaha selama kegiatan yang diadakan oleh Srikandi Ganjar.
"Ini akan menjadi bagian dari program Srikandi Ganjar Jawa Tengah dalam mendukung UMKM. Kami ingin memastikan bahwa mereka dapat berwirausaha dan mandiri secara finansial, dan dengan kondisi saat ini, hal tersebut sangat memungkinkan," kata Putri.
Putri menyatakan bahwa para peserta merespons kegiatan ini dengan baik dan siap mendukung setiap agenda yang diselenggarakan oleh Srikandi Ganjar.
"Mereka sangat antusias dengan pelatihan ini, mereka ingin belajar dan mengembangkan produk khas Brebes menjadi potensi usaha yang dapat terus diinovasikan," tambah Putri.
Putri berharap agar perempuan di Jawa Tengah semakin inovatif dalam menemukan tren baru dalam pengolahan dan pemasaran telur asin khas Brebes, sehingga dapat dikenal secara luas.
"Kami berharap dapat melihat hasil yang nyata dari perempuan milenial di Brebes. Kami ingin mereka berinovasi dan mandiri dalam pengembangan usaha," tutur Putri.
Kedepannya, Putri telah merencanakan sejumlah agenda, salah satunya adalah pelatihan seni ukir khas Jepara.
"Kedepannya, kami akan mengeksplorasi potensi perempuan di wilayah tersebut, salah satunya dengan mengadakan pelatihan seni ukir di Kabupaten Jepara yang terkenal dengan kesenian dan tradisi seni ukirnya," ungkap Putri.