Dikira Bukit Belaka, Tak Disangka Gunung Purba Raksasa di Jawa Tengah Ini Potensi Meletus Kapan Saja

Semarang

Kamis, 20 Juli 2023 | 16:25 WIB
Dikira Bukit Belaka, Tak Disangka Gunung Purba Raksasa di Jawa Tengah Ini Potensi Meletus Kapan Saja
Gunung Purba di Jawa Tengah ini masih aktif dan berukuran besar yakni Dataran Tinggi Dieng (Sendhang Daaru/Suara Semarang)

SUARA SEMARANG - Jawa Tengah didiami banyak gunung-gunung besar di Pulau Jawa seperti Gunung Slamet, Merbabu, Merapi dan lainnya, namun tahukah bila ada Gunung Purba yang masih aktif hingga saat ini.

Gunung Purba di Jawa Tengah itu bahkan tak berbentuk seperti gunung yang meruncing pada umumnya, namun laiknya sebuah bukit raksasa,

Gunung Purba itu mempunyai cuaca yang cukup dingin dibanding wilayah lainnya di Jawa Tengah, dan menjadi salah satu penghasil sayuran terbesar.

Gunung Purba di Jawa Tengah ini juga dahulunya ada kehidupan masa lampau yang banyak meninggalkan prasasti era Hindu-Budha di Jawa.

Saking besarnya Gunung Purba di Jawa Tengah ini bahkan membentang hingga beberapa Kabupatan.

Memang Gunung Purba ini jarang meletus dengan frekuensi yang besar seperti Merapi.

Namun kawahnya terus aktif, dan beberapa titik kawah kecil terus menghembuskan asap.

Di sana pula ada pemanfaatan panas dari gas bumi, yang beberapa waktu lalu sempat meledak dan menjadi berita nasional.

Ya, Gunung Purba itu yakni Dataran Tinggi Dieng yang terletak di ketinggian 2.093 meter dari atas permukaan laut (MDPL).

baca juga

Gunung Purba Dataran Tinggi Dieng salah satu berdirinya di Kabupaten Banjarnegara.

Kawasan Dataran Tinggi Dieng sangat subur yang letaknya di kawasan gunung vulkanik aktif.

Gunung Purba ini sekaligus dikelilingi gunung-gunung besar di Jawa Tengah, di antaranya adalah Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Prau.

Melansir laman Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI),Ahad 16 April 2023, Kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah kawasan gunung purba yang meletus beribu-ribu tahun yang lalu.

Dari letusan itu membentuk gunung-gunung kecil yang mengelilingi Kawasan Dataran Tinggi Dieng, seperti Gunung Bismo, Seroja, Binem, Pangonan, Pagerkandang, Telogo Dringo, Pakuwaja, Kendil, Kunir dan Prambanan.

Ada beberapa kawah di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, terdiri atas Kawah Sikidang, Kawah Kumbang, Kawah Sibanteng, Kawah Upas, Telogo Terus, Kawah Pagerkandang, Kawah Sipandu, Kawah Siglagah dan Kawah Sileri.

Adapun Nama Dieng berasal dari kata Bahasa Kawi: “di” yang berarti “tempat” atau “gunung” dan “Hyang” yang bermakna (Dewa).

Dengan begitu, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam.

Ada pula teori lain menyatakan, nama Dieng berasal dari bahasa Sunda (“di hyang”) karena diperkirakan pada masa pra Medang (sekitar abad ke-7 Masehi) daerah itu berada dalam pengaruh politik Kerajaan Galuh.

Sejarah Budaya

Masih melansir laman BPPI, Kawasan Dataran Tinggi Dieng mempunyai nilai sejarah yang tinggi, di antaranya berdirinya candi-candi di wilayah itu.

Banyak peninggalan arkeologi berupa candi-candi yang tersebar, seperti Candi Arjuna, Candi Bima, Candi Sembadra, Gatotkaca dan lain-lain.

Candi Arjuna terletak di tengah kawasan Candi Dieng, terdiri dari 4 empat candi yang berderet memanjang arah utara-selatan.

Candi Arjuna berada di ujung selatan, kemudian berturut-turut ke arah utara adalah Candi Srikandi, Candi Sembadra dan Candi Puntadewa.

Baca Juga  Dieng Beberapa Kali Diguncang Gempa Bumi, Ganjar Bantu Pengadaan Seismometer
Kemudian tepat di depan Candi Arjuna, terdapat Candi Semar.

Keempat candi di komplek ini menghadap ke barat, kecuali Candi Semar yang menghadap ke Candi Arjuna.

Kelompok candi ini dapat dikatakan yang paling utuh dibandingkan kelompok candi lainnya di kawasan Dieng.

Nilai Budaya

Kawasan Dataran Tinggi Dieng juga masih menyimpan nilai budaya kental yang masih dilangsungkan masyarakatnya hingga sekarang.

Salah satunya pemotongan rambut gimbal, biasanya pada momen Dieng Culture Festival setiap tahunnya.

Di sisi kesenian ada atraksi seni budaya yang sampai saat ini masih banyak ditemui antara lain Tari Lengger, Tari Rampak Yaksa.

Di Kawasan Dataran Tinggi Dieng punya pertanian dengan konsep terasering, dengan tanaman sayur mayur, seperti, Kentang, Kol, dan lainnya.

Namun Dieng ternyata punya permasalahan lingkungan, yakni hilangnya pohon-pohon besar akibat perambahan lahan untuk pertanian kentang.

Di sisi lain Kawasan Dataran Tinggi Dieng menjadi persebaran flora dan fauna sebagai kawasan lindung.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalamnya MasyaAllah! Dibalik Gunung Purba Jawa Tengah ada Sumur Purba Raksasa dan Mitos Pertarungan Sosok Naga

Dalamnya MasyaAllah! Dibalik Gunung Purba Jawa Tengah ada Sumur Purba Raksasa dan Mitos Pertarungan Sosok Naga

Semarang | Minggu, 23 Juli 2023 | 09:58 WIB

Gunung Merapi Meletus Hari Ini, Luncurkan Wedhus Gembel ke Arah Kali Bebeng Potensi Bahaya 7 Kilometer

Gunung Merapi Meletus Hari Ini, Luncurkan Wedhus Gembel ke Arah Kali Bebeng Potensi Bahaya 7 Kilometer

Semarang | Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:39 WIB

Gunung Semeru Hari Ini Erupsi, Status Level 3 Waspada

Gunung Semeru Hari Ini Erupsi, Status Level 3 Waspada

Semarang | Jum'at, 20 Januari 2023 | 10:32 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×