SUARA SEMARANG – Suami Azizah Salsha, Pratama Arhan yang tengah membela Tokyo Verdy, kini jadi sorotan klub K League 1, Suwon FC.
Pasalnya, Suwon FC membutuhkan sosok dari suami Azizah Salsha, Pratama Arhan sebagai penyelamat di K League 1, setelah berada di klasemen bawah.
Suwon FC, salah satu klub dalam kompetisi K League 1 Korea Selatan, telah membuat gebrakan menarik dengan mengumumkan rencana rekrutmen Pratama Arhan, seorang bek kiri berbakat asal Indonesia.
Kabar ini menjadi sorotan karena Suwon FC saat ini tengah berjuang di papan bawah klasemen dan berpotensi terdegradasi ke zona play-off jika tidak segera memperbaiki performanya.
Musim ini, Suwon FC mengalami tantangan besar dan hanya berjarak dua tangga dari peringkat terbawah dalam klasemen.
Dua pertandingan terakhir yang dihadapi adalah melawan tim-tim kuat, yang semakin mempersulit misi penyelamatan mereka.
Untuk menghadapi situasi ini, Suwon FC merasa perlu meningkatkan kualitas tim mereka.
Salah satu langkah yang diambil Suwon FC adalah mengincar Pratama Arhan, yang saat ini bermain untuk Tokyo Verdy.
Pratama Arhan adalah pemain belakang yang sangat berbakat dan telah memperkuat Timnas Indonesia.
Yang menarik, Pratama Arhan akan menjadi pemain Asia Tenggara pertama yang akan bermain untuk Suwon FC.
Pada tanggal 26 September, seorang pejabat klub mengonfirmasi bahwa mereka hampir menyelesaikan kesepakatan dengan Pratama Arhan, yang saat ini berstatus bebas transfer.
Rincian kesepakatan akan diumumkan dalam waktu dekat, dan para penggemar Suwon FC pun menantikan pengumuman resmi ini.
Salah satu alasan utama mengapa Suwon FC ingin mendatangkan Pratama Arhan adalah untuk memperkuat posisi bek sayap kiri mereka, yang telah menjadi perhatian dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dengan kemampuan Pratama Arhan, klub ini berharap dapat memperbaiki pertahanan mereka dan memberikan dampak positif di lini serang.
Selain itu, rekrutmen Pratama Arhan juga bisa membantu Suwon FC menargetkan pasar di kawasan Asia Tenggara.
Seperti yang terjadi dengan pemain Indonesia lainnya seperti Asnawi Mangkualam, yang sukses membawa nama Jeonnam Dragons dan Ansan Greeners, popularitas klub di K League 2 meningkat secara signifikan.
Dengan Pratama Arhan di dalam tim, Suwon FC berharap dapat menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara lainnya.
Bagi Pratama Arhan sendiri, kepindahan ke Suwon FC bisa menjadi kesempatan emas untuk menyelamatkan karirnya yang saat ini tengah stagnan di Tokyo Verdy.
Meskipun telah mendapatkan beberapa kesempatan di tim utama, ia belum bisa secara konsisten mendapatkan menit bermain yang cukup.
Dengan bermain di K League 1, Pratama Arhan berharap dapat mengembangkan potensinya dan memberikan kontribusi besar bagi Suwon FC.