Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Stunting Tahap Dua di Jawa Tengah

Semarang

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 13:16 WIB
Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Stunting Tahap Dua di Jawa Tengah
Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Stunting Tahap Dua di Jawa Tengah. (Dok Pos Indonesia)

SUARA SEMARANG - Pos Indonesia mulai melakukan pendistribusian bantuan stunting tahap 2 di Jawa Tengah untuk sekitar 355.551 keluarga risiko stunting (KRS). Setiap KRS aman menerima ayam utuh seberat 0,9 sampai 1,1 kg dan satu tray telur berisi 10 butir selama tiga bulan. 

Seremonial pendistribusian bantuan stunting di Jawa Tengah dimulai di Kantor Pos Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (13/10/2023). Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun, Senior Vice President (SVP) Enterprise Business Pos Indonesia Arifin Muchlis, beserta jajaran Pos Indonesia lainnya. 

Raut muka bahagia tampak terlihat dari masyarakat yang menerima bantuan tersebut. Di Kecamatan Karanganyar, tercatat terdapat 1.053 KRS dari 12 desa yang akan menerima bantuan ayam dan telur. Total KRS di Kabupaten Karanganyar diproyeksikan sebanyak 9.919 paket. Selain Kabupaten Karanganyar, ada 34 kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah yang bakal mendapat bantuan pengentasan stunting. 

"Hari ini kami mulai melakukan distribusi BPPS (bantuan pangan pengentasan stunting) tahap dua di Kecamatan Karanganyar. Total terdapat 1.053 KRS yang akan menerima bantuan berupa satu ekor ayam dan 1 tray telur selama tiga bulan," kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun. 

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memastikan distribusi bantuan stunting berjalan lancar tanpa kendala. KRS melakukan pengambilan paket bantuan di Kantor Pos sesuai jadwal yang telah ditentukan. Bantuan juga diberikan sesuai dengan nama dan alamat yang tertera (by name by address). 

"Penerima bantuan terlebih dahulu di screening oleh petugas Pos. Dengan begitu, penerima bantuan tersebut adalah mereka yang berhak sesuai dengan data yang dikeluarkan BKKBN," jelas dia. 

Menurut dia, Pos Indonesia dipercaya untuk mendistribusikan BPPS tahap dua kepada jutaan KPM di Indonesia. Sebelumnya, Pos Indonesia telah sukses melakukan pendistribusian bantuan pangan tahap pertama hingga 100 persen. Selanjutnya, Pos juga melakukan distribusi pangan tahap dua dan tiga. 

Menurut Senior Vice President Enterprise Business Pos Indonesia Arifin Muchlis, Pos Indonesia telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung agar pendistribusian lancar dan diterima langsung oleh yang berhak. 

"Total ada 15.315 sumber daya manusia dan 6.410 sarana yang terlibat pada pendistribusian bantuan pangan pengentasan stunting ini. SDM dan sarana tersebut tersebar di tujuh provinsi, memastikan agar bantuan ini sampai kepada penerimanya," kata dia. 

baca juga

Menurut dia, pendistribusian bantuan pangan di monitoring secara real time. Pendistribusian jumlah paket hingga KPM akan terdeteksi secara berkala hingga tingkat kelurahan. Pos Indonesia, lanjut dia, berkomitmen penuh mendistribusikan bantuan ini sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

Diketahui, jumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Indonesia yang direncanakan menerima bantuan pemerintah tersebut berjumlah 1.446.089 KRS. Berada di tujuh provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur. 

Program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah pangan bagi warga dengan risiko stunting, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga KRS di Indonesia. Bantuan telur dan ayam ini adalah bagian dari program cadangan pangan pemerintah (CPP) tahun 2023. 

Program ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka mengentaskan penduduk rawan pangan dan stunting. Setiap KPM akan menerima daging ayam dalam bentuk karkas utuh seberat 0,9 sampai 1,1 kg dan satu tray telur berisi 10 butir. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Andy Budiman Jelaskan Echo Chamber di Unwahas, Apa Itu?

Andy Budiman Jelaskan Echo Chamber di Unwahas, Apa Itu?

Semarang | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 20:26 WIB

Anggota Komisi IX Ajak Masyarakat Karawang Terlibat Turunkan Stunting

Anggota Komisi IX Ajak Masyarakat Karawang Terlibat Turunkan Stunting

DPR | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:51 WIB

Perekam Wabup Blora Bagikan Uang Gepokan Adalah Caleg PDIP, Partai Berikan Sanksi?

Perekam Wabup Blora Bagikan Uang Gepokan Adalah Caleg PDIP, Partai Berikan Sanksi?

Jawa Tengah | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 08:42 WIB

Terkini

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Tayang 3 Agustus, Drakor My Bias, My Boss Rilis Jajaran Pemain Utama

Tayang 3 Agustus, Drakor My Bias, My Boss Rilis Jajaran Pemain Utama

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:07 WIB

Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan

Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas

3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara

Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00 WIB

Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita

Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00 WIB

Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi

Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:58 WIB