Video Naik Private Jetnya Viral, Ketua Banggar DPR ini Ngotot Hapus Daya Listrik 450 VA

Serang

Senin, 19 September 2022 | 18:20 WIB
Video Naik Private Jetnya Viral, Ketua Banggar DPR ini Ngotot Hapus Daya Listrik 450 VA
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah saat berada dalam pesawat jet pribadi. (Twitter/@gagahwicaksana)

Usulan penghapusan daya listrik 450 VA merupakan langkah besar untuk membuat APBN Indonesia sehat dan bebas dari perangkap minyak bumi, hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR RI), Said Abdullah.


"Kita harus keluar dari jebakan minyak bumi karena saat ini kita memiliki produksi listrik nasional yang sangat besar yang mampu memenuhi kebutuhan energi kita. Hal inilah yang melatarbelakangi agar kita bisa beralih energi dari energi minyak bumi ke energi listrik,’ ungkap Said Abdullah di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2022).


Oleh karena itu, ia menyarankan agar pelanggan beralih dari listrik 450 VA ke 900 VA yang juga merupakan listrik bersubsidi. Namun, 9,55 juta rumah tangga dengan listrik 450VA yang termasuk dalam Data Kesejahteraan Sosial Terpadu (DTKS) dapat dikecualikan karena tergolong sangat miskin atau miskin parah.


"Untuk kelompok rumah tangga seperti ini, jelas tidak mungkin menaikkan kebutuhan listrik menjadi 900VA karena untuk makan saja mereka susah,” kata Said.


Lanjutnya, ada 14,75 juta rumah dengan daya listrik 450VA yang belum terdaftar di DTKS, sehingga diperlukan verifikasi faktual untuk mengklasifikasikan mana yang berlistrik 900VA dan mana yang tidak.


Selain itu, terdapat 8,4 juta pelanggan listrik dengan kapasitas 900 VA yang terdaftar di DTKS dan 24,4 juta yang tidak terdaftar di DTKS.


Oleh karena itu, perlu juga dilakukan pengecekan fakta agar rumah tangga yang termasuk dalam kelompok keluarga miskin dapat mendaftar ke DTKS dan tetap mendapatkan subsidi listrik sebesar 900 VA, sedangkan yang mampu didorong untuk berpartisipasi ikut beralih ke 1.300 VA.


Dia berharap BPS, Kementerian Sosial, PT Pembangkit Listrik Negara (PLN) dan pemerintah daerah (Pemda) bekerja sama memperbarui dan mengintegrasikan Data.


BPS juga diharapkan untuk mempercepat pencatatan atau registrasi sosial. Langkah bersama ini sangat penting agar ketepatan program bansos sebagai daya serap menjadi lebih tepat.

baca juga


Upaya peralihan energi tentunya tidak hanya di sektor rumah tangga, sehingga sektor transportasi yang menyerap 46 persen dari total konsumsi energi nasional juga harus digerakkan dengan penggerak listrik. Begitu juga dengan sektor industri yang menyerap 31 persen konsumsi energi nasional.


Ketua Banggar DPR RI ini juga menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo yang mempelopori penggunaan kendaraan dinas pemerintah bertenaga listrik.


Di sisi lain peralihan energi dimaksudkan untuk mengalihkan beban subsidi dari minyak bumi ke listrik, sehingga subsidi untuk solar, pertalite dan LPG 3 kilogram yang tingkat konsumsinya 95 persen (1,69 juta kiloliter), 80 persen (15,89 juta kiloliter) serta 68 persen yang dinikmati rumah tangga mampu dapat dialihkan agar lebih terjangkau, efisien dan tepat sasaran.


"Anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk rumah tangga miskin yang memiliki akses listrik untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan elpiji 3 kilogram dapat dikhusukan untuk pedagang keliling dan pengusaha mikro kecil,” ujarnya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Swasembada Kedelai: BUMN Beli Kedelai Lokal, Petani Diminta Tanam Bibit Unggul

Jokowi Minta Swasembada Kedelai: BUMN Beli Kedelai Lokal, Petani Diminta Tanam Bibit Unggul

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 18:15 WIB

Jokowi Minta Indonesia Mampu Produksi Kedelai dan Berhenti Impor

Jokowi Minta Indonesia Mampu Produksi Kedelai dan Berhenti Impor

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 17:57 WIB

Legislator PDIP Lasarus Tepis Pernyataan AHY Soal Pembangunan Era Jokowi Hasil Kinerja SBY

Legislator PDIP Lasarus Tepis Pernyataan AHY Soal Pembangunan Era Jokowi Hasil Kinerja SBY

News | Senin, 19 September 2022 | 17:34 WIB

Sentil SBY, Hasto Klaim PDIP Selalu Jadi Korban Penjegalan saat Pemilu

Sentil SBY, Hasto Klaim PDIP Selalu Jadi Korban Penjegalan saat Pemilu

News | Senin, 19 September 2022 | 16:24 WIB

Belum Puas, Nikita Mirzani Sindir Najwa Shihab Sakit Hati Gagal Jadi Menteri Pendidikan!

Belum Puas, Nikita Mirzani Sindir Najwa Shihab Sakit Hati Gagal Jadi Menteri Pendidikan!

Entertainment | Senin, 19 September 2022 | 16:13 WIB

Poyuono : Coba Bjorka Bisa Enggak Ngehack Big Datanya Pak Luhut?

Poyuono : Coba Bjorka Bisa Enggak Ngehack Big Datanya Pak Luhut?

Serang | Sabtu, 17 September 2022 | 18:41 WIB

Bupati Lebak minta BLT BBM digunakan untuk membeli bahan pokok

Bupati Lebak minta BLT BBM digunakan untuk membeli bahan pokok

Serang | Sabtu, 17 September 2022 | 14:50 WIB

Adian Napitupulu: AHY Kalau Bisa Belajar Berhitung Lagi!

Adian Napitupulu: AHY Kalau Bisa Belajar Berhitung Lagi!

Serang | Jum'at, 16 September 2022 | 23:52 WIB

Hacker Bjorka Ditantang Bobol BigData Luhut Pandjaitan Soal Jokowi 3 Priode

Hacker Bjorka Ditantang Bobol BigData Luhut Pandjaitan Soal Jokowi 3 Priode

Serang | Jum'at, 16 September 2022 | 15:22 WIB

Jokowi: BLT BBM Baru Tersalurkan ke 6 Juta Penerima

Jokowi: BLT BBM Baru Tersalurkan ke 6 Juta Penerima

Serang | Kamis, 15 September 2022 | 00:10 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×