Pemerintah akan Naikan Cukai Tembakau, Pengamat: Pekerja SKT Terancam

Serang

Kamis, 06 Oktober 2022 | 00:05 WIB
Pemerintah akan Naikan Cukai Tembakau, Pengamat: Pekerja SKT Terancam
Ilustrasi pekerja Sigaret Kretek Tangan (SKT) tembakau padat karya. (Dok: Bea Cukai)

Rencana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikan tarif cukai hasil tembakau pada 2023 mendatang, khususnya pada sektor sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya, dinilai sangat memberatkan. Salah satu alasannya adalah kenaikan itu bisa mengancam karir para pekerja.

Pengamat ketenagakerjaan Aloysius Uwiyono dari Universitas Indonesia mengungkapkan, pemerintah perlu mempertimbangkan kelangsungan sektor padat karya sebelum menetapkan kebijakan cukai.

"Sudah tentu pemerintah wajib mempertimbangkan kehidupan para pekerja SKT (Sigaret Kretek Tangan). Apalagi, lebih banyak didominasi kaum wanita dengan pendidikan yang terbatas. Kenaikan tarif cukai SKT niscaya mengakibatkan masalah sosial," ungkap Aloysius di Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Kondisi pekerja SKT, istilah Aloysius, memang wajib dijadikan menjadi pertimbangan. Dengan begitu, pemerintah sudah melindungi para pekerja yang bertahan hidup lewat industri padat karya.

Ilustrasi petani Tembakau Gayo. [ANTARA FOTO/Rahmad/aww]
Ilustrasi petani Tembakau Gayo. (sumber: ANTARA FOTO/Rahmad/aww)

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Rahmad Handoyo mengungkapkan, rencana kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) dalam SKT wajib mengedepankan asas kehati-hatian.

"Keinginan pemerintah buat mengendalikan konsumsi tembakau bisa dipahami, namun khusus padat karya wajib dilindungi supaya kenaikan tarif cukai tidak mengakibatkan gejolak di kalangan para pekerja SKT dan petani, lantaran hidup mereka juga bergantung dari hasil tembakau" terang Rahmad.

Rahmad mengungkapkan memang perlu keseimbangan dalam pengendalian tembakau. Akan tetapi, pemerintah perlu melihat bahwa keputusan kenaikan tarif CHT, terutama dalam segmen padat karya, akan mengganggu kinerja industri, khususnya buruh tani dan pekerja SKT.

"Aspek kesehatan tak serta-merta jadi alasan utama. Keberadaan petani tembakau dan para pekerja SKT juga aspek lain yang wajib dipertimbangkan. Pemerintah perlu berpikir jernih dan komprehensif sebelum memberikan keputusan," kata dia.

Rahmad juga menambahkan apabila pada akhirnya keputusan kenaikan tarif CHT tidak bisa nol persen, setidaknya jangan mengganggu kelangsungan hidup pekerja pada segmen padat karya.

baca juga

"Khusus SKT yang merupakan industri rokok yang diproduksi menggunakan tangan – tangan pekerja IHT. Jika kenaikannya signifikan, tentu ini akan berpengaruh dalam kelangsungan industri tadi lantaran padat karya. Untuk itu, pemerintah perlu menimbang adanya potensi PHK dan lainnya," ungkapnya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Sri Mulyani Naikkan Cukai Rokok Dinilai Jadi Ancaman Pekerja

Rencana Sri Mulyani Naikkan Cukai Rokok Dinilai Jadi Ancaman Pekerja

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:24 WIB

Punya Peranan Penting, Sri Mulyani: UMKM Wajib Masuk Ekosistem Digital

Punya Peranan Penting, Sri Mulyani: UMKM Wajib Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:00 WIB

Hampir 3 Tahun Lawan Pandemi, Sri Mulyani Ucapkan Terima Kasih Pada Anak Buahnya

Hampir 3 Tahun Lawan Pandemi, Sri Mulyani Ucapkan Terima Kasih Pada Anak Buahnya

Bisnis | Jum'at, 30 September 2022 | 17:35 WIB

Minuman Berpemanis akan dikenakan Cukai pada 2023

Minuman Berpemanis akan dikenakan Cukai pada 2023

Serang | Rabu, 28 September 2022 | 15:52 WIB

Bupati Serang: Apkasi Carikan Solusi bagi para Non-ASN, Honorer dan PPPK

Bupati Serang: Apkasi Carikan Solusi bagi para Non-ASN, Honorer dan PPPK

Serang | Kamis, 22 September 2022 | 20:23 WIB

Biasa Merugi, Garuda Indonesia Catatkan Laba di Tahun 2022

Biasa Merugi, Garuda Indonesia Catatkan Laba di Tahun 2022

Serang | Kamis, 22 September 2022 | 17:55 WIB

Tanggapi Kenaikan CHT, Pengamat: Jutaan Buruh Rokok Akan Menganggur

Tanggapi Kenaikan CHT, Pengamat: Jutaan Buruh Rokok Akan Menganggur

Serang | Senin, 12 September 2022 | 23:57 WIB

Dana Pensiun Anggota DPR Bersifat Seumur Hidup, Bisa Dialihkan Kepada Istri Hingga Anak

Dana Pensiun Anggota DPR Bersifat Seumur Hidup, Bisa Dialihkan Kepada Istri Hingga Anak

Serang | Senin, 29 Agustus 2022 | 18:43 WIB

BI Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik, Apa Fungsinya?

BI Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik, Apa Fungsinya?

Serang | Senin, 29 Agustus 2022 | 18:24 WIB

Terkini

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

×