Investigasi LPSK: Aparat Halangi Proses Evakuasi Korban Hingga Pukuli Tim Medis Tragedi Kanjuruhan

Serang Suara.Com
Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:53 WIB
Investigasi LPSK: Aparat Halangi Proses Evakuasi Korban Hingga Pukuli Tim Medis Tragedi Kanjuruhan
Doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang setiap malam (Foto: Beritajatim)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga telah mendapati temuan terkait adanya tindakan represif dari aparat yang bertugas. 

Dalam penyelidikannya, LPSK menemukan bahwa aparat telah menghalang-halangi saat proses evekuasi korban tragedi Kanjuruhan.

Informasi ini disampaikan oleh Ketua LPSK  Hasto Amtojo Suroyo saat jumpa pers secara virtual, Kamis (13/10/2022). Hasto mengungkapkan, ada relawan medis yang dipukuli aparat saat menolong korban di Stadion Kanjuruhan.

“Dari relawan medis ini ada beberapa keterangan dari saksi yang mengatakan bahwa sat ia menolong korban yang lain, justru mengalami hal dihalang-halangi aparat dan juga mengalami pemukulan,” ujar Hasto.

Bedasarkan dari keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian, Hasto menyebut aparat kepolisian justru menolak memberikan pertolongan kepada para korban.

"Terdapat informasi dari beberapa sumber bahwa, oknum aparat keamanan menolak memberikan pertolongan pada korban yang luka yang meminta pertolongan," jelas Hasto.

Tak hanya sampai di situ, panitia penyelenggara pertandingan, lanjut Hasto, juga diduga tidak memanggil bantuan ambulans ke dalam Stadion Kanjuruhan saat para korban mulai berjatuhan.

"Rupanya memang tidak ada permintaan pengerahan ambulans dari panitia maupun dari aparat keamanan, untuk membantu evakuasi para korban ini," ujar Hasto.

Saksi Melihat Aremania Diseret TNI

Kolase tangkapan layar video tindakan represif aparat keamanan berseragam TNI saat menghalau suporter arema yang masuk ke area lapangan stadion Kanjuruhan, Malang (1/10/2022) malam. [Twitter]
Kolase tangkapan layar video tindakan represif aparat keamanan berseragam TNI saat menghalau suporter arema yang masuk ke area lapangan stadion Kanjuruhan, Malang (1/10/2022) malam. (sumber: Twitter)

Sebelumnya, LPSK membeberkan temuannya perihal Tragedi Kanjuruhan. Hasilnya, ada beberapa suporter dalam laga Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 itu mendapatkan perlakuan represif (kekerasan) dari aparat keamanan.

Baca Juga: Pererat Hubungan Perdagangan, Delegasi B20 Indonesia ke India Tarik Investasi

Edwin Partogi selaku Wakil Ketua LPSK mengatakan bahwa ada seorang saksi  dari penonton di tribun utara melihat prajurit TNI sedang menyeret seorang Aremania.

"Oknum TNI melakukan kekerasan terhadap suporter dengan cara diseret," ungkap Edwin saat jumpa pers secara virtual, Kamis (13/10/2022).

Seorang saksi itu, lanjut Edwin juga sempat merekam aksi brutal prajurit TNI tersebut. Beruntung ia selamat dari kejadian itu setelah mencoba berlindung di balik tembok stadion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI